Baznaz OKU Salurkan Beasiswa Cendekia Kepada 25 Mahasiswa Unbara

Baznaz OKU Salurkan Beasiswa Cendekia Kepada 25 Mahasiswa Unbara

Baznas OKU salurkan Beasiswa Cendekia kepada 25 mahasiswa Unbara. Bantuan UKT hasil kerja sama Baznas dan PT Semen Baturaja.-istimewa-

BATURAJA, OKES.NEWS - Komitmen zakat sebagai instrumen pemberdayaan pendidikan kembali ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). 

Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Baturaja (Unbara) dari berbagai jurusan resmi menerima Beasiswa Cendekia, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap generasi muda berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Ketua Baznas OKU, Darman Safei, Selasa (6/1), menyampaikan bahwa program beasiswa tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Baznas OKU dan PT Semen Baturaja, yang secara konsisten mendukung penguatan sumber daya manusia di wilayah ring 1 perusahaan.

“Ada 25 orang mahasiswa dari berbagai jurusan yang menerima beasiswa pendidikan dari Baznas bekerja sama dengan PT Semen Baturaja,” ujar Darman.

Ia menjelaskan, para penerima beasiswa telah melalui proses seleksi ketat oleh tim di lapangan. Beasiswa Cendekia Baznas diberikan dengan sejumlah kriteria utama, 

BACA JUGA:ATR/BPN Terima Penghargaan Baznas Award 2025

di antaranya berasal dari keluarga tidak mampu, memiliki prestasi akademik yang baik, berdomisili di wilayah ring 1 PT Semen Baturaja, serta belum pernah menerima beasiswa dari lembaga lain.

Program beasiswa ini disalurkan melalui pihak kampus dan diperuntukkan untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester. Setiap mahasiswa memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp3.000.000.

“Beasiswa ini langsung digunakan untuk membantu pembayaran UKT mahasiswa selama satu semester,” jelasnya.

Lebih lanjut, Darman berharap para penerima Beasiswa Cendekia tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus dan masyarakat.

“Kami berharap 25 mahasiswa Unbara ini bisa menjadi pelopor sekaligus duta Baznas, khususnya dalam memberikan literasi zakat di lingkungan kampus maupun tempat tinggal masing-masing,” ungkapnya.

Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berdaya saing dan berakhlak.

“Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi generasi muda Kabupaten OKU untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita di masa depan,” tutup Darman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: