Harga 300 Jutaan, Tampang Robot! Ini Fakta Mitsubishi Triton Street 2026
Mitsubishi Triton Street 2026 (Foto carscoops)--
OKES.NEWS - Mitsubishi kembali bikin kejutan di segmen double cabin dan pickup lewat kehadiran Mitsubishi Triton Street 2026. Varian ini resmi meluncur di Thailand dan langsung mencuri perhatian berkat desain depannya yang ekstrem, bahkan banyak disebut mirip Stormtrooper atau Gundam. Berbeda dengan Triton yang identik dengan kerja berat dan off-road, Triton Street justru diposisikan lebih ramah jalan raya dan penggunaan perkotaan.
Sayangnya, sampai awal 2026, unit ini belum diumumkan resmi untuk Indonesia. Meski begitu, kehadirannya cukup menarik untuk dibahas, apalagi melihat tren pickup lifestyle yang makin diminati.
Posisi Unik di Keluarga Triton
Mitsubishi Triton Street menggunakan bodi Mega Cab, yang posisinya berada di tengah-tengah antara Single Cab dan Double Cab. Artinya, mobil ini masih punya bak cukup lega, tapi kabinnya lebih nyaman dibanding pickup kerja murni.
Di Thailand, Triton Street menggantikan posisi Triton Mega Cab 2.4 Active, sekaligus menjadi varian Mega Cab paling terjangkau. Target pasarnya jelas: konsumen yang ingin pickup gagah, tapi lebih sering dipakai harian di jalan aspal dibanding ke proyek atau jalur ekstrem.
Desain Depan Beda Total, Mirip Robot Sci-Fi
Hal paling mencolok dari Triton Street 2026 adalah desain wajahnya. Mitsubishi benar-benar meninggalkan bahasa desain Dynamic Shield khas mereka. Sebagai gantinya, hadir grille enam sisi dengan bumper hitam besar dan skid plate tebal yang bikin tampilannya futuristis dan agresif.
Banyak orang menyebut wajahnya seperti helm Stormtrooper atau Gundam, dan itu bukan berlebihan. Dibanding Triton biasa, versi Street ini terlihat lebih sporty dan “street-oriented”.
Untuk kaki-kaki, Mitsubishi menyematkan velg alloy 17 inci dengan setelan suspensi yang dibuat lebih rendah dan stabil, menegaskan bahwa mobil ini memang lebih cocok dipakai di jalan raya daripada off-road berat.
Interior Sederhana Tapi Fungsional
Masuk ke kabin, nuansanya cukup sederhana tapi tetap modern. Interiornya memakai jok kain, dengan konfigurasi dua atau tiga airbag tergantung pasar dan sumber informasi.
Fitur hiburannya mengandalkan head unit layar sentuh 10 inci yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Sistem audionya masih dua speaker, jadi jangan berharap pengalaman audio premium, tapi sudah cukup untuk kebutuhan harian.
Mesin Diesel 2.4L yang Terbukti Andal
Soal performa, Triton Street tidak main-main. Mobil ini dibekali mesin turbodiesel 4N16 2.4 liter 4-silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 150 PS dan torsi 330 Nm. Mesin ini dikenal irit tapi tetap bertenaga untuk membawa beban atau melaju santai di tol.
Di Thailand, tersedia opsi penggerak roda belakang (RWD) dengan transmisi manual 6-percepatan. Beberapa media juga menyebut kemungkinan adanya transmisi otomatis 6-percepatan, menyesuaikan karakter mobil yang lebih fokus ke kenyamanan jalan raya.
Menariknya, meski street-oriented, Triton Street tetap dibekali active limited-slip differential tipe rem, yang membantu traksi saat salah satu roda selip. Jadi masih aman untuk jalan licin atau semi off-road ringan.
Fitur Keselamatan Cukup Lengkap untuk Entry Level
Sebagai varian entry-level Mega Cab, fitur keselamatannya tergolong cukup. Triton Street sudah dibekali Forward Collision Mitigation (FCM) sebagai sistem pengereman darurat otomatis, serta hill-start assist, ABS, EBD, brake assist, stability control, dan traction control.
Meski tidak semewah Triton Double Cab varian atas, paket ini sudah memadai untuk penggunaan harian dan perjalanan jauh.
Harga dan Peluang Masuk Indonesia
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: