KIA EV2 Muncul sebagai EV Termurah KIA, Kapan Masuk Indonesia?
KIA EV2 (Foto Wikimedia)--
OKES.NEWS - KIA kembali menunjukkan keseriusannya di pasar kendaraan listrik lewat kehadiran KIA EV2, sebuah SUV listrik kompak yang diposisikan sebagai model EV paling terjangkau dalam seluruh line-up KIA saat ini. Mobil ini pertama kali diperkenalkan ke publik lewat Brussels Motor Show di Belgia dan langsung menarik perhatian karena membawa kombinasi harga lebih ramah, desain modern, serta fitur yang tergolong lengkap untuk kelas B-SUV listrik.
Diposisikan Sebagai EV Entry Level KIA
KIA EV2 dirancang sebagai pintu masuk bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Di pasar Eropa, KIA menargetkan harga resmi di bawah €30.000, dengan estimasi kisaran €28.500–€30.000 untuk varian dasar. Jika dikonversi kasar ke rupiah, angkanya berada di sekitar Rp480–510 jutaan sebelum pajak dan biaya lokal. Di Inggris sendiri, EV2 diperkirakan dibanderol mulai £25.000 untuk versi standard range dan mendekati £30.000 untuk varian long range.
Meski menyandang predikat EV termurah KIA, pabrikan Korea Selatan ini menegaskan bahwa EV2 tidak ingin tampil sebagai mobil “murah” dari sisi kualitas maupun teknologi.
Fokus Awal ke Pasar Eropa
Pada tahap awal peluncuran, KIA EV2 jelas difokuskan untuk pasar Eropa. Produksinya dijadwalkan dimulai pada kuartal pertama 2026 di pabrik KIA Zilina, Slovakia. Varian dengan baterai kapasitas kecil akan diproduksi lebih dulu, kemudian disusul versi baterai besar serta varian GT-Line pada paruh kedua 2026. Hingga kini, KIA belum memberikan kepastian terkait rencana pemasaran EV2 ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sehingga statusnya masih tanda tanya besar bagi pasar lokal.
Spesifikasi Kompak dengan Dua Pilihan Baterai
Dari sisi teknis, KIA EV2 dibangun di atas platform listrik E-GMP 400V dengan dimensi khas SUV kompak. Panjang bodinya sekitar 4,06 meter dengan wheelbase 2,57 meter, membuatnya ideal untuk penggunaan harian di perkotaan. KIA menawarkan dua opsi baterai, yakni baterai 42,2 kWh berbasis LFP untuk versi standard range dan baterai 61 kWh berbasis NMC untuk varian long range.
Untuk jarak tempuh, versi baterai kecil diklaim mampu menempuh hingga 317 km berdasarkan standar WLTP, sementara varian baterai besar bisa mencapai sekitar 448 km. Pengisian daya cepat DC dari 10 hingga 80 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit, menjadikannya cukup praktis untuk mobil listrik di kelasnya.
Interior Modern dan Fitur Kekinian
Masuk ke dalam kabin, KIA EV2 tampil futuristik dengan konsep layar lebar berisi tiga panel digital yang menyatu. Desain interiornya juga menonjol lewat konsep “Picnic Box” yang menghadirkan fleksibilitas kursi belakang, membuat ruang kaki dan bagasi terasa lega meski dimensinya ringkas. Dari sisi fitur, EV2 sudah dibekali sistem ADAS lengkap, audio premium Harman Kardon, ambient lighting, hingga dukungan pembaruan perangkat lunak OTA.
Dengan kombinasi harga kompetitif, spesifikasi solid, dan desain modern, KIA EV2 berpotensi menjadi salah satu SUV listrik paling menarik di kelas entry level. Tinggal menunggu satu hal yang paling ditanyakan apakah KIA akan membawanya ke Indonesia, dan dengan harga seberapa bersahabat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: