CES 2026 Hadirkan TDM Neo, Headphone Unik yang Bisa Langsung Jadi Speaker
TDM Neo Hybrid (Foto mashable)--
OKES.NEWS - Pameran teknologi CES 2026 di Las Vegas kembali melahirkan produk audio dengan konsep nyeleneh tapi relevan dengan gaya hidup modern. Salah satu yang langsung mencuri perhatian adalah TDM Neo, atau kerap disebut TDM Neo Hybrid. Perangkat ini hadir sebagai headphone wireless over ear, namun punya kejutan besar: bodinya bisa dipelintir dan di-roll hingga berubah menjadi speaker Bluetooth portable.
Konsep ini membuat TDM Neo terasa segar di tengah pasar headphone yang cenderung stagnan. Bukan hanya soal suara, tapi juga soal bagaimana musik bisa dinikmati dan dibagikan secara spontan.
Apa Itu TDM Neo?
TDM Neo merupakan produk pertama dari brand audio baru bernama TDM (Tomorrow Doesn’t Matter). Brand ini mengusung filosofi hidup santai, fleksibel, dan tidak ribet, terutama dalam menikmati musik. Secara visual, TDM Neo terlihat seperti headphone over-ear biasa dengan desain modern dan minimalis. Namun, struktur headband dan ear cup-nya dirancang fleksibel sehingga memungkinkan perangkat ini dipelintir tanpa merusak bentuk atau kenyamanan.
Dalam satu gerakan sederhana, headphone ini bisa berubah fungsi menjadi speaker meja atau speaker portable untuk menemani nongkrong, kerja santai, atau sekadar berbagi musik dengan teman.
Dua Mode, Satu Perangkat
Keunikan TDM Neo terletak pada kemampuannya beroperasi dalam dua mode berbeda. Saat digunakan sebagai headphone, perangkat ini memberikan pengalaman listening pribadi yang fokus dan tertutup. Ketika dipelintir menjadi speaker, suara langsung diarahkan ke luar untuk dinikmati bersama.
Hal ini dimungkinkan berkat konfigurasi empat driver 40 mm. Dua driver menghadap ke dalam khusus untuk mode headphone, sementara dua driver lainnya menghadap ke luar untuk mode speaker. Dengan pendekatan ini, suara tidak bocor saat dipakai di kepala, dan tetap terasa lantang saat digunakan sebagai speaker.
Dalam beberapa demo di CES 2026, TDM Neo juga memperlihatkan kemampuan kustomisasi, seperti pengaturan aksi otomatis ketika perangkat dipelintir, mulai dari pause musik hingga perpindahan output suara.
Baterai Tahan Lama dan Konektivitas Lengkap
Dari sisi daya, TDM Neo terbilang ekstrem. Klaim pabrikan menyebutkan daya tahan lebih dari 200 jam untuk mode headphone, sementara mode speaker mampu bertahan sekitar 10 jam lebih. Semua ini ditopang oleh dua baterai berkapasitas 1.500 mAh yang bisa diganti sendiri oleh pengguna, lengkap dengan perlindungan thermal dan overcharge demi umur pakai jangka panjang.
Untuk konektivitas, TDM Neo sudah mendukung Bluetooth 6 dengan multipoint, fitur Auracast, pengisian cepat USB-C, serta jack audio 3,5 mm bagi pengguna yang masih mengandalkan koneksi kabel.
Desain Nyaman dan Siap Dibawa ke Mana Saja
TDM Neo dirancang untuk penggunaan lama dengan bantalan memory foam dan headband berlapis vegan leather. Bobotnya diklaim berada di bawah 350 gram, sehingga masih nyaman dipakai di kepala maupun dibawa dalam tas. Saat dipelintir menjadi speaker, bentuknya lebih ringkas dan praktis untuk mobilitas harian.
Pilihan warna yang ditawarkan saat debut adalah hitam dan putih dengan gaya minimalis yang cocok untuk berbagai gaya.
Harga dan Jadwal Rilis
TDM Neo dibanderol 249 dolar AS, menempatkannya di kelas mid-premium untuk headphone over ear dengan fitur unik. Produk ini akan diluncurkan melalui Kickstarter mulai Januari 2026, dengan rencana distribusi global.
Dengan konsep headphone yang bisa berubah menjadi speaker, TDM Neo berpotensi menjadi salah satu gadget audio paling unik dan ramai dibicarakan di tahun 2026, terutama bagi pengguna yang suka fleksibilitas dan berbagi musik tanpa ribet.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: