Garnacho Pertimbangkan Tinggalkan Chelsea, Atletico Madrid Siap Jadi Pelabuhan Baru
Garnacho Pertimbangkan Tinggalkan Chelsea.-Instagram @garnacho7-
OKES.NEWS - Alejandro Garnacho dikabarkan tengah menimbang langkah besar dalam kariernya. Winger muda asal Argentina itu disebut membuka peluang untuk meninggalkan Chelsea dan mempertimbangkan kembali ke Atletico Madrid pada bursa transfer mendatang.
Situasi ini menjadi titik krusial bagi perkembangan karier Garnacho, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan lulusan akademi Manchester United. Namun, nasibnya mulai berubah setelah ia tak masuk dalam rencana pelatih Ruben Amorim di Old Trafford.
Chelsea kemudian datang dengan tawaran besar. The Blues merekrut Garnacho dengan nilai transfer mencapai 40 juta poundsterling. Sayangnya, kepindahan ke Stamford Bridge belum berjalan sesuai harapan. Hingga kini, Garnacho masih kesulitan menembus tim utama dan belum mampu menunjukkan performa yang konsisten.
Pergantian pelatih di tubuh Chelsea pun belum membawa perubahan berarti. Di bawah arahan pelatih anyar, Liam Rosenior—yang menggantikan Enzo Maresca—Garnacho tetap belum mendapat kepercayaan penuh sebagai starter. Minimnya menit bermain membuat posisinya semakin terpinggirkan di skuad utama.
BACA JUGA:Manchester United Resmi Lepas Casemiro di Akhir Musim, Tutup Perjalanan 4 Tahun di Old Trafford
Menurut laporan media Spanyol, Fichajes, Garnacho kini serius mempertimbangkan hengkang pada bursa transfer Januari. Opsi peminjaman disebut menjadi solusi paling realistis demi mendapatkan jam terbang reguler. Langkah ini juga dinilai penting untuk menjaga peluangnya kembali dipanggil Lionel Scaloni ke tim nasional Argentina jelang Piala Dunia.
Atletico Madrid muncul sebagai tujuan paling masuk akal. Klub asal ibu kota Spanyol itu memiliki ikatan emosional dengan Garnacho, mengingat sang pemain pernah menimba ilmu di akademi Atletico sebelum hijrah ke Manchester United pada 2020.
Media Spanyol juga mengklaim bahwa Diego Simeone telah memberikan lampu hijau. Pelatih Atletico tersebut disebut mengagumi gaya bermain Garnacho yang agresif, cepat, serta kuat dalam duel satu lawan satu. Kepindahan ke Wanda Metropolitano diyakini bisa menjadi momentum kebangkitan kariernya.
Saat ini, Garnacho lebih sering menghuni bangku cadangan Chelsea. Di tengah kondisi klub yang masih terus berbenah dan kerap berganti pelatih, ia dikabarkan ingin mencari lingkungan yang lebih stabil demi perkembangan jangka panjang.
BACA JUGA:Cetak Sejarah, Kaus Lamine Yamal Jadi yang Termahal dan Terlaris di La Liga
Garnacho resmi bergabung dengan akademi Manchester United pada 2020 dan menjalani debut tim utama pada musim 2022/23. Ia langsung mencuri perhatian berkat kecepatan dan kemampuan menggiring bola, meski kerap mendapat kritik karena gaya bermain yang dinilai terlalu individual.
Sebagian penggemar bahkan menilai Amad Diallo lebih sesuai dengan kebutuhan tim. Hubungan yang kurang harmonis dengan Ruben Amorim disebut menjadi faktor utama di balik kepergiannya dari Manchester United pada musim panas 2025.
Padahal, Garnacho sempat menjadi pemain penting di era Erik ten Hag. Namun, pendekatan taktik Amorim yang menekankan kolektivitas membuatnya kesulitan beradaptasi.
Chelsea akhirnya mengamankan jasanya, meski proses transfer yang terlambat membuat Garnacho kehilangan kesempatan menjalani pramusim secara penuh. Ia pun mengakui hal tersebut sebagai salah satu kendala utama dalam proses adaptasinya di London.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: