Reza Arap Diperiksa 4 Jam oleh Polisi Terkait Kasus Kematian Lula Lahfah
Reza Arap Diperiksa 4 Jam oleh Polisi Terkait Kasus Kematian Lula Lahfah.-Instagram @ybrap-
OKES.NEWS - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa Reza Oktovian alias Reza Arap dalam rangka penyelidikan meninggalnya sang kekasih, Lula Lahfah. Pemeriksaan tersebut dilakukan pada Senin malam (26/1) dan berlangsung hingga dini hari.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yudha, membenarkan pemanggilan personel grup Weird Genius tersebut. Menurutnya, Reza Arap menjalani pemeriksaan selama lebih dari empat jam.
“Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 23.00 dan berakhir kurang lebih pukul 03.45,” ujar Dwi saat dikonfirmasi, Selasa (27/1).
Dalam pemeriksaan itu, penyidik menggali keterangan Reza seputar kronologi meninggalnya Lula Lahfah. Sekitar 30 pertanyaan diajukan kepada Reza guna mendalami peristiwa tersebut.
BACA JUGA:Reza Arap Terpukul Kehilangan Lula Lahfah, Tangis Pecah di Prosesi Pemakaman
Meski demikian, pihak kepolisian belum mengungkap secara detail materi pemeriksaan karena proses penyelidikan masih berjalan.
Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengungkapkan bahwa Reza Arap diduga berada di lokasi kejadian saat Lula ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1).
“Berdasarkan keterangan sementara, pacarnya diduga berada di tempat kejadian,” ungkap Iskandarsyah.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV). Namun, detail barang bukti lainnya belum disampaikan ke publik karena masih dalam proses pemeriksaan di Laboratorium Forensik.
BACA JUGA:Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap Penemuan Jenazah
“Hasilnya akan kami sampaikan secara resmi setelah pemeriksaan laboratorium selesai,” tambahnya.
Diketahui, Lula Lahfah ditemukan tak bernyawa di kamar apartemennya pada Jumat malam. Kecurigaan muncul ketika asisten rumah tangga tidak mendapat respons dari korban sejak pagi hingga sore hari. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan apartemen.
Pintu kamar yang terkunci akhirnya dibuka secara paksa oleh teknisi sekitar pukul 17.50 WIB, dan korban ditemukan telah meninggal dunia.
Dari hasil pendalaman awal, polisi menemukan adanya riwayat penyakit serius yang diderita Lula. Hingga saat ini, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Aparat kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti kematian tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: