banner rmadan bupati

Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan Saat Melintas di Permukiman Warga

Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan Saat Melintas di Permukiman Warga

Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan Saat Melintas di Permukiman Warga-Istimewa-

OKES. NEWS- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu Selatan mengimbau para pengendara kendaraan bermotor untuk menurunkan kecepatan saat melintas di kawasan permukiman warga. 

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta mencegah terjadinya kecelakaan di lingkungan masyarakat.

Petugas menjelaskan bahwa wilayah permukiman merupakan area yang memiliki tingkat aktivitas cukup tinggi. 

Banyak warga melakukan berbagai kegiatan di sekitar jalan, seperti berjalan kaki, anak-anak yang bermain, hingga kendaraan warga yang keluar masuk dari rumah maupun gang kecil.

BACA JUGA:Cegah Kemacetan, Satlantas OKU Selatan Lakukan Giat Simpatik di Jam Sibuk

BACA JUGA:Cegah Aksi Balap Liar, Satlantas OKU Selatan Gencarkan Razia dan Edukasi

Karena itu, pengendara diminta untuk lebih waspada serta memperhatikan kondisi di sekitar jalan saat melintas di kawasan tersebut. 

Kecepatan kendaraan yang terlalu tinggi dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak dan para lansia.

Dalam imbauannya, pihak kepolisian menyebutkan bahwa batas kecepatan yang aman saat melintasi kawasan permukiman di Indonesia adalah maksimal 30 kilometer per jam. 

Batas tersebut ditetapkan agar pengendara masih memiliki waktu untuk bereaksi jika terjadi kondisi darurat di jalan.

Bahkan, pada kawasan permukiman yang padat dengan aktivitas warga, pengendara dianjurkan untuk mengurangi kecepatan hingga sekitar 5 sampai 10 kilometer per jam. 

BACA JUGA:Cegah Aksi Balap Liar, Satlantas OKU Selatan Gencarkan Razia dan Edukasi

BACA JUGA:Cegah Kemacetan, Satlantas OKU Selatan Lakukan Giat Simpatik di Jam Sibuk

Dengan kecepatan yang lebih rendah, pengendara dinilai dapat mengendalikan kendaraan dengan lebih baik sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: