Minta Masyarakat Tidak Panic Buying BBM
Minta Masyarakat Tidak Panic Buying BBM-Istimewa-
Jakarta -OKES.NEWS- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta masyarakat tak perlu melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying usai perang Iran-Israel.
Ia menjelaskan bahwa stok BBM di Indonesia mencukupi. Ketua Umum Partai Golkar ini meluruskan maksud stok 20 hari tersebut merupakan kapasitas storage BBM.
"Saya menyarankan dan meminta tdk perlu ada panic buying karena memang stok BBM kita cukup, jadi yang dimaksud dengan 21 hari sampai 25 hari itu adalah storage kita," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan usai persediaan itu habis maka akan datang lagi persediaan selanjutnya. Terlebih, kata dia, di Timur Tengah, Indonesia hanya melakukan impor minyak mentah di Timur Tengah.
BACA JUGA:Rekomendasi Motor Matic Awet dan Irit BBM 2026, Cocok untuk Harian
BACA JUGA:Stok BBM Hanya Cukup 20 Hari kedepan
"Tapi itu kan dia pergi dan dateng lagi industri kita jalan terus dan impor kita ga ada masalah apalagi di timur tengah itu kita cuma impor crude minyak mentahnya sementara minyak jadinya kita impor dari negara asia tenggara dan produksi dalam negeri. Jadi harusnya ga perlu ada sampe (panic buying) begitu ya," imbuhnya.
Bahlil menjelaskan, gejolak harga minyak internasional memang berpotensi berdampak pada anggaran pemerintah, terutama terkait peningkatan kebutuhan subsidi energi.
Namun pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi kondisi tersebut.
“Kalau terus terjadi, pasti dampaknya pada anggaran pemerintah karena akan menambah kebutuhan subsidi. Tapi kita sedang memitigasi dengan mencari sumber energi lain selain energi fosil, termasuk energi nabati,” kata Bahlil.
BACA JUGA:Rekomendasi City Car Terbaik 2026 untuk Harian Irit BBM, Cocok Buat Mobilitas Kota
BACA JUGA:Rekomendasi Motor untuk Ojek Online Terbaik 2026 Irit BBM, Nyaman, dan Tangguh Harian
Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto memastikan tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) usai harga minyak dunia melonjak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


