banner

Dua Lukisan Langka Claude Monet Muncul Lagi Setelah Seabad, Siap Pecahkan Rekor di Paris

Dua Lukisan Langka Claude Monet Muncul Lagi Setelah Seabad, Siap Pecahkan Rekor di Paris

Claude Monet, Vétheuil, Effet du Matin (ca. 1901). (Foto Sotheby’s Paris)--

OKES.NEWS - Dunia seni kembali dibuat heboh. Dua lukisan lanskap langka karya Claude Monet yang hampir tak pernah terlihat publik selama hampir satu abad akhirnya akan dilelang. Momen ini bukan cuma jadi kabar besar buat kolektor, tapi juga penikmat seni yang penasaran dengan karya “hilang” dari salah satu maestro Impresionisme tersebut.

Lelang prestisius ini akan digelar oleh Sotheby's dalam acara bergengsi mereka, “Art Moderne et Contemporain Evening Auction”, pada 16 April 2026 di Paris. Menariknya, kedua karya ini disebut-sebut sebagai lukisan Monet paling bernilai yang muncul di Prancis sejak 2001.

Lukisan yang Lama “Menghilang” dari Publik

Salah satu karya yang jadi sorotan adalah Les Îles de Port-Villez (sekitar 1883). Lukisan ini dibuat tak lama setelah Monet pindah ke Giverny tempat yang kemudian jadi sumber inspirasi banyak karya legendarisnya. Dalam lukisan ini, Monet menangkap keindahan pulau-pulau kecil berhutan di Sungai Seine, bahkan konon dilukis dari atas perahu studionya sendiri. Selama ini, karya tersebut hanya dikenal lewat foto hitam-putih, jadi kemunculannya sekarang terasa seperti “penemuan ulang”. Nilai estimasinya mencapai €3–5 juta.

Sentuhan Pagi yang Jadi Incaran Kolektor

Karya kedua, Vétheuil, Effet du Matin (1901), menawarkan nuansa berbeda. Lukisan ini menampilkan pemandangan lembah Vétheuil di pagi hari dengan teknik pointilisme yang halus. Format kanvasnya yang persegi juga dianggap sebagai cikal bakal gaya yang kemudian ia gunakan dalam seri lukisan teratai airnya yang ikonik. Nilai lukisan ini bahkan lebih tinggi, diperkirakan mencapai €6–8 juta.

Disimpan Puluhan Tahun, Kini Jadi Rebutan

Yang membuat kedua lukisan ini semakin spesial adalah sejarah kepemilikannya. Selama lebih dari 98 hingga 115 tahun, keduanya tersimpan rapi dalam koleksi keluarga pribadi dan nyaris tak pernah muncul ke publik. Bahkan, Les Îles de Port-Villez terakhir kali dipamerkan di galeri milik Paul Durand-Ruel di New York pada awal 1900-an.

Kemunculan kembali karya-karya ini jelas membuka peluang besar bagi kolektor kelas dunia untuk memiliki bagian penting dari perjalanan seni Monet. Dengan nilai historis dan artistik yang tinggi, bukan tidak mungkin lelang ini akan memecahkan rekor baru.

Bagi dunia seni, ini bukan sekadar transaksi tapi juga momen langka untuk melihat kembali jejak evolusi seorang maestro yang karyanya terus hidup lintas zaman.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: