banner

Hampir 5 Dekade di Apple, Siapa Sebenarnya Chris Espinosa?

Hampir 5 Dekade di Apple, Siapa Sebenarnya Chris Espinosa?

Chris Espinosa (Foto www.macg.co)--

OKES.NEWS - Nama Chris Espinosa mungkin belum sepopuler Steve Jobs atau Steve Wozniak, tapi kisahnya jadi salah satu yang paling unik di dunia teknologi. Ia bergabung dengan Apple Inc. pada tahun 1976 saat usianya baru 14 tahun ketika Apple masih beroperasi dari garasi rumah orang tua Jobs.

Pertemuan Espinosa dengan Jobs terjadi di Byte Shop saat instalasi Apple I. Dari situ, ia mulai dekat dengan Wozniak dan ikut terlibat dalam proyek awal Apple. Meski sempat mendapat peringatan dari guru di sekolahnya, ketertarikannya pada komputer justru membawanya menjadi salah satu karyawan pertama Apple.

Perjalanan Karier Dari Manual Software hingga Xcode

Espinosa resmi menjadi karyawan penuh pada 1977 dan ikut menguji Apple II BASIC. Ia bahkan sempat kuliah di University of California, Berkeley, namun keluar di tahun 1981 atas dorongan Jobs untuk fokus bekerja di Apple.

Selama puluhan tahun, ia menangani berbagai peran penting. Mulai dari tim edukasi pengguna Macintosh, membuat dokumentasi produk, hingga terlibat dalam proyek seperti HyperCard teknologi yang menginspirasi lahirnya World Wide Web oleh Tim Berners Lee.

Kini, Espinosa bekerja di divisi engineering dan berkontribusi pada pengembangan tools seperti Xcode, sekaligus menangani berbagai proyek spesial Apple.

Tetap Bertahan Meski Zaman Berubah

Saat Jobs meninggalkan Apple pada 1985, Espinosa otomatis menjadi karyawan paling senior. Menariknya, ketika Jobs kembali pada 1997, masa kerja Espinosa bahkan diakui sejak awal berdirinya perusahaan.

Hingga 2026, ia masih aktif bekerja di Apple menjadikannya karyawan dengan masa kerja terpanjang, hampir menyentuh 50 tahun. Sebuah pencapaian yang sangat langka, apalagi di industri teknologi yang dikenal cepat berubah.

Warisan dan Fakta Menarik

Espinosa juga sempat mendapat tawaran saham pre-IPO melalui “Woz Plan”, meski ia melewatkan momen IPO Apple tahun 1980. Meski begitu, kekayaannya tetap diperkirakan mencapai puluhan juta dolar dari kepemilikan saham Apple.

Kisah hidupnya bahkan diangkat ke layar lebar lewat film Jobs, di mana ia diperankan oleh Eddie Hassell.

Dari remaja yang membantu di garasi hingga menjadi bagian dari raksasa teknologi dunia, perjalanan Chris Espinosa membuktikan bahwa konsistensi dan passion bisa membawa seseorang bertahan bahkan berkembang di tengah perubahan zaman yang ekstrem.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: