Bocah di OKU Diduga Hanyut saat mandi di lokasi Pemandian sungai
Ilustrasi -(Foto: Istimewa)-
BATURAJA, OKES.NEWS — Duka menyelimuti Desa Ulak Pandan, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), setelah seorang bocah berusia 6 tahun dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran sungai, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban diketahui bernama Bela, siswa kelas 1 sekolah dasar, anak dari Robet. Peristiwa tragis ini terjadi di lokasi pemandian warga yang berada di belakang Rumah Makan Ogan SS 2, yang kerap digunakan masyarakat setempat untuk beraktivitas sehari-hari.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban mandi di sungai bersama beberapa warga lainnya pada sore hari. Namun nahas, saat berada di dalam air, korban diduga kehilangan kendali dan terbawa arus sungai yang cukup deras.
Warga yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan begitu melihat korban terseret arus. Namun derasnya aliran sungai serta kedalaman air membuat upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil.
“Korban sempat dicoba ditolong oleh warga, tetapi tidak berhasil karena kondisi sungai yang dalam dan arus yang deras,” ungkap Gunalfi berdasarkan laporan dari personil Posko BPBD OKU setempat .
Setelah kejadian, pihak keluarga bersama warga segera melaporkan insiden tersebut kepada tim Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang berada di Posko Kecamatan Semidang Aji.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan oleh pihak terkait masih terus dilakukan. Untuk mencari data dan kronologi dan titik dugaan dengan tengelamnya.
"Saat ini kami sedang melakukan koordinasi dengan Basarnas dan pihak kepolisian untuk melakukan pencarian secara gabungan yang dijadwalkan secepatnya dari titik dugaan hilangnya korban," ungkap Managaer Pusdalpos BPBD OKU saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Asisten I pemkab OKU Indra Susanto meminta kepada pihak BPBD OKU dan pemerintah setempat agar segera mencari korban yang dinyatakan hilang.
"akukan upaya pencarian sesuai SOP nya.dan koordinasi dengan pemerintahan desa setempat agar bisa kerahkan warga sekitar,' ungkap Indra.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
