Kursi Sekda OKU Diperebutkan 4 Kandidat, Siapa Paling Berpeluang?
Seleksi terbuka Sekda Kabupaten OKU 2026 memasuki tahap asesmen. Empat pejabat eselon II dinyatakan lolos administrasi-(Foto: Istimewa)-
BATURAJA, OKES.NEWS - Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Tahun 2026 memasuki tahapan krusial.
Setelah melalui verifikasi administrasi, Panitia Seleksi resmi mengumumkan empat pejabat eselon II yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti uji kompetensi atau assessment melalui Assessment Center.
Pengumuman tersebut berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Kelengkapan Berkas Administrasi Calon Peserta Seleksi Terbuka JPTP Sekretaris Daerah Kabupaten OKU Nomor: 800.1.3/07/Pansel-JPTP-Sekda/2026 tertanggal 6 Mei 2026.
Seleksi ini menjadi perhatian publik karena posisi Sekda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi dan koordinator jalannya pemerintahan daerah.
Dari lima pejabat yang sebelumnya mendaftar dan bersaing memperebutkan kursi Sekda OKU, hanya empat nama yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan melaju ke tahap berikutnya.
Keempat peserta tersebut yakni Alva Elan, S.ST., M.PSDA., Romson Fitri, S.H., M.H., Hendra Tris Tomy, S.STP., serta Nanang Nurzaman, S.I.P., M.Si.
BACA JUGA:Hore! Gaji ASN OKU Cair Tepat Waktu
Sementara satu peserta lainnya, R Gunawan Wibisono, S.STP., dinyatakan gugur karena tidak melengkapi berkas administrasi yang dipersyaratkan panitia seleksi.
Tahapan berikutnya yang akan dijalani para kandidat adalah uji kompetensi dan asesmen di Gedung TNCC Jakarta Selatan pada 11 hingga 12 Mei 2026.
Proses ini bertujuan mengukur kapasitas manajerial, kepemimpinan, integritas, hingga kemampuan strategis para peserta sebelum nantinya ditetapkan kandidat terbaik untuk menduduki jabatan Sekda OKU.
Seleksi Sekda kali ini dinilai menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten OKU untuk mendapatkan figur birokrat yang mampu membawa reformasi tata kelola pemerintahan lebih efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain kemampuan administratif dan kepemimpinan, publik juga menaruh harapan agar Sekda terpilih nantinya mampu memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah, mempercepat pelayanan publik, serta mendukung visi pembangunan Kabupaten OKU ke depan.
Tahapan asesmen yang digelar di Jakarta tersebut juga menjadi penentu penting sebelum proses seleksi memasuki tahapan akhir. Panitia seleksi menegaskan seluruh proses dilakukan secara terbuka, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku guna menghasilkan pejabat terbaik bagi Kabupaten OKU.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
