Program Bupati OKU

Jembatan Teriti Putus Diterjang Banjir, BNPB RI Turun Tangan

Jembatan Teriti Putus Diterjang Banjir, BNPB RI Turun Tangan

Camat Mekakau Ilir, Decky Warman SE, menjelaskan bahwa kerusakan Jembatan Teriti cukup serius karena bagian utama konstruksi jembatan mengalami kerusakan parah sehingga belum dapat dilalui kendaraan.--

OKUSELATAN, OKES.NEWS - Banjir yang melanda kawasan perbatasan Desa Teluk Agung dan Desa Air Baru, Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan, mengakibatkan Jembatan Teriti putus total. 

Infrastruktur tersebut selama ini menjadi akses utama penghubung masyarakat menuju Kecamatan Pulau Beringin.

Akibat rusaknya jembatan, aktivitas warga sempat terganggu. Mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengangkutan hasil pertanian mengalami hambatan karena akses vital tersebut tidak dapat dilalui.

Sebagai respons cepat atas bencana itu, tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia turun langsung ke lokasi pada Kamis, 21 Mei 2026. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Jembatan Teriti yang mengalami kerusakan berat setelah diterjang arus banjir.

BACA JUGA:Daftar Nama Calon Sekda OKU Resmi Mengerucut, Hanya Sisakan Tiga Kandidat Terkuat?

Peninjauan dari BNPB RI menjadi langkah awal dalam mempercepat penanganan pascabencana sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani melalui koordinasi pemerintah pusat dan daerah.

Camat Mekakau Ilir, Decky Warman SE, menjelaskan bahwa kerusakan Jembatan Teriti cukup serius karena bagian utama konstruksi jembatan mengalami kerusakan parah sehingga belum dapat dilalui kendaraan.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi jembatan memang rusak berat dan sementara tidak bisa digunakan kendaraan. Namun berkat gotong royong masyarakat bersama pemerintah setempat, saat ini telah dibuat jembatan darurat agar akses warga tetap bisa digunakan,” ungkap Decky Warman.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan darurat sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sambil menunggu proses pembangunan permanen dilakukan.

Menurutnya, Jembatan Teriti memiliki peranan penting karena menjadi jalur utama penghubung Kecamatan Mekakau Ilir dengan Kecamatan Pulau Beringin. 

Jika akses tersebut terputus dalam waktu lama, maka dampaknya akan sangat dirasakan masyarakat, khususnya para petani yang setiap hari mengangkut hasil kebun dan pertanian menuju pasar maupun pusat distribusi.

 

“Sebagian besar masyarakat di sini bekerja sebagai petani. Ketika akses jalan terganggu, tentu perekonomian warga juga ikut terdampak,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: