PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel Tingkatkan Kompetensi Siswa dan Guru SMK
PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel Tingkatkan Kompetensi Siswa dan Guru SMK--
SUMSEL, OKES.NEWS - PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut dilakukan melalui program KEMILAU (Konversi Motor Listrik Mandiri di SMK Bhineka Tunggal Ika bersama PLN) yang dilaksanakan di SMK Bhineka Tunggal Ika, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kamis (16/7).
Program ini bagian dari dukungan PLN terhadap pengembangan pendidikan vokasi sekaligus percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
Kegiatan dihadiri Kepala SMK Bhineka Tunggal Ika H Sumar SPd MM, perwakilan PLN UIP Sumbagsel, Camat Belitang II Suyadi SE, Ketua MKKS SMK OKU Timur Drs Ribut Setiadi, pemerintah desa dan diikuti 40 siswa dan 10 gurudari jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM).
Melalui program ini, PLN UIP Sumbagsel memberikan dukungan berupa pengadaan lima unit motor praktik beserta kelengkapan konversi motor, pengadaan meja kerja dan peralatan kerja teknis, pembangunan ventilasi udara dan pendingin ruangan laboratorium, pemasangan safety sign.
BACA JUGA:Polres OKU Perketat Pengamanan Sidang Praperadilan di PN Baturaja
Tak hanya itu, PLN juga melakukan perbaikan pencahayaan laboratorium, instalasi dan pemasangan listrik berkapasitas 3.500 Watt, serta fasilitasi sertifikasi konversi motor listrik bagi peserta.
Kepala SMK Bhineka Tunggal Ika H Sumar mengapresiasi dukungan PLN yang telah menghadirkan fasilitas sekaligus pengetahuan baru bagi sekolah.
''Program ini menjadi langkah penting bagi sekolah kami untuk mengikuti perkembangan teknologi kendaraan listrik yang saat ini terus berkembang."
Tidak hanya menghadirkan sarana pembelajaran, Program KEMILAU juga membekali peserta dengan pelatihan komprehensif.
Pelatihan ini terdiri atas sesi materi mengenai teknologi kendaraan listrik, pengenalan sistem kelistrikan dan baterai, instalasi modul listrik, praktik pembongkaran mesin konvensional, hingga proses perakitan motor listrik secara langsung dengan pendampingan instruktur.
Kegiatan praktik memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan konversi kendaraan listrik.
Mulai dari aspek keselamatan kerja, pemasangan sistem kelistrikan, hingga pengujian hasil konversi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: