Bugatti Bolide Resmi Jadi Hypercar W16 Terakhir, Cuma 40 Unit di Seluruh Dunia dan Harganya Bikin Merinding
Hypercar Bolide (Foto MOTOR1)--
OKES.NEWS - Kalau ngomongin hypercar paling ekstrem yang pernah dibikin Bugatti, saya rasa Bolide ini juara sejatinya. Pas pertama kali lihat detail teknisnya, saya sampai mikir ulang soal definisi "mobil balap jalanan" karena Bolide ini beneran didesain khusus buat sirkuit, bukan buat dipakai harian kayak Chiron atau Mistral. Dan sekarang, produksinya sudah resmi kelar jadi ini penutup manis buat era mesin W16 legendaris Bugatti.
Apa Sebenarnya Bugatti Bolide Itu?
Jadi gini, Bolide ini lahir dari pertanyaan iseng tim Bugatti pada 2020: gimana kalau mesin W16 8.0 liter quad-turbo mereka dipasang di mobil paling ringan dan paling ekstrem, tanpa harus tunduk sama aturan mobil jalan raya? Hasilnya ya Bolide ini—mobil dua kursi yang cuma boleh dipakai di trek tertutup atau event balap resmi. Nggak ada kemewahan interior, nggak ada bagasi, apalagi homologasi buat jalan umum. Bolide itu murni mesin balap berbalut bodi karbon.
Nama "Bolide" sendiri diambil dari istilah meteor yang sangat terang alias fireball, cocok banget sama karakter mobil ini yang digambarkan Bugatti sebagai mesin yang meledak-ledak dan tanpa kompromi.
Spesifikasi Bugatti Bolide yang Bikin Melongo
Dari sisi dapur pacu, Bolide versi produksi mengusung mesin W16 quad-turbo 7.993 cc yang sanggup memuntahkan tenaga 1.600 PS pada 7.050 rpm, setara sekitar 1.578 hp kalau dikonversi ke standar Amerika. Torsinya juga nggak kalah gila, tembus 1.600 Nm, disalurkan lewat transmisi dual-clutch tujuh percepatan ke sistem penggerak all-wheel drive permanen.
Menariknya, angka 1.600 PS ini sebenarnya sudah "diturunkan" dari klaim awal konsep 2020 yang sempat menyentuh 1.850 PS. Kenapa? Karena mobil produksi pakai bahan bakar RON 98 yang gampang ditemukan di pom bensin, bukan bahan bakar balap oktan 110 yang dipakai versi konsep dulu. Bobot keringnya pun naik jadi 1.450 kg dari sebelumnya sekitar 1.240 kg di versi konsep.
Konsep vs Produksi: Jangan Sampai Ketuker
Ini bagian yang menurut saya penting banget buat diluruskan, karena banyak yang masih ngira Bolide produksi itu sama persis dengan konsep 2020. Padahal beda jauh. Versi konsep dulu diklaim bisa tembus kecepatan lebih dari 500 km/jam dengan tenaga 1.850 PS, tapi itu status "demonstrator teknis" alias belum tentu bisa langsung dipakai konsumen. Versi produksi yang sekarang justru lebih "membumi" di angka top speed 380 km/jam dalam setelan downforce rendah tapi jauh lebih matang, lebih aman, dan bisa diandalkan buat pemakaian trek berulang kali.
Performa yang Bikin Jantung Berdebar
Angka-angka akselerasi Bolide ini beneran bikin saya geleng-geleng kepala. Dari diam ke 100 km/jam cuma butuh sekitar 2,2 detik, lalu ke 200 km/jam sekitar 5,4 detik, dan ke 300 km/jam sekitar 11,5 detik saja. Belum lagi grip lateral maksimalnya yang bisa mencapai 2,5 g, ditambah downforce hampir tiga ton tergantung kecepatan dan setelan aerodinamika.
Tapi menurut pandangan saya, kecepatan 380 km/jam itu bukan poin jual utama Bolide. Bugatti justru lebih fokus ke stabilitas pengereman, traksi, dan keseimbangan aerodinamika ketimbang ngejar rekor top speed semata. Filosofinya, mobil ini harus tetap "manusiawi" dikendarai meskipun pembalapnya bukan profesional kelas atas. Bahkan test driver Bugatti, Andy Wallace, pernah bilang Bolide ini tetap terasa mudah dikendalikan walau sudah mendekati batas kemampuannya—didukung fitur ABS, ESP, traction control, sampai mode berkendara yang bisa disesuaikan.
Bagaimana Rasanya Jadi Pemilik Bugatti Bolide?
Ini yang bikin Bolide beda dari hypercar kebanyakan: pemiliknya nggak sekadar terima kunci lalu pulang. Bugatti benar-benar mendampingi lewat briefing teknis, pengecekan ban dan cairan, sampai sesi trek khusus. Salah satu contoh nyata terjadi di Circuit of the Americas, di mana seorang pemilik sampai memacu mobilnya hingga 333 km/jam dalam kondisi trek basah, lengkap dengan pendampingan teknisi dan pembalap profesional Bugatti.
Kalau saya bayangkan sendiri, pengalaman kayak gini jelas jauh berbeda dari sekadar beli mobil sport biasa—ini lebih mirip paket "membership" eksklusif buat menikmati mesin balap sungguhan.
Harga dan Status Produksi Bugatti Bolide
Soal harga, Bugatti mematok angka bersih 4 juta euro per unit, belum termasuk pajak dan personalisasi tambahan yang biasanya diminta pembeli. Dari total 40 unit yang direncanakan, produksinya kini sudah resmi rampung, menandai berakhirnya proyek Bolide sekaligus jadi mobil terakhir yang mengusung mesin W16 8.0 liter legendaris itu.
Karena tiap unit dibuat secara individual dan jumlahnya super terbatas, kalau ada yang mau jual lagi di pasar sekunder, wajar saja kalau harganya bakal jauh melambung dari harga awal—meski belum ada patokan resmi soal berapa nilai jual kembalinya.
Kenapa Bugatti Bolide Begitu Istimewa?
Menurut saya, yang bikin Bolide ini layak dicatat dalam sejarah otomotif bukan cuma soal tenaga gilanya. Mobil ini adalah aplikasi paling ekstrem dari mesin W16 Bugatti sekaligus jadi mobil terakhir yang memakainya. Bolide juga menggabungkan mesin hypercar turunan jalan raya dengan monocoque bergaya balap hasil pengembangan Dallara, dilengkapi rem carbon-carbon setara teknologi Formula 1 dan balap ketahanan kelas atas.
Yang paling penting, Bolide bukan sekadar "Chiron versi ringan dan cepat". Ini kendaraan yang benar-benar berbeda dari akarnya—mesin W16 jadi jantung utama, lalu dibungkus struktur balap, aerodinamika ekstrem, sistem pengereman kelas dunia, dan perangkat keselamatan yang jauh lebih canggih dari mobil jalan raya biasa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





