BMW 3 Series G50 2027: Ini Semua yang Berubah dari Generasi Lama
BMW 3 Series generasi kedelapan (Foto motor1)--
OKES.NEWS - BMW 3 Series generasi kedelapan (kode G50) resmi jadi mobil bensin pertama BMW yang memakai bahasa desain Neue Klasse. Selama ini gaya desain itu hanya kita lihat di i3 listrik. Buat yang sudah lama mengikuti sedan ikonik ini, perubahannya lumayan terasa, dan bukan cuma soal tampilan.
Produksi dijadwalkan mulai kuartal pertama 2027, dan penjualan di Amerika Serikat menyusul tak lama setelahnya.
Apa yang Baru di BMW 3 Series 2027 (G50)?
Poin utamanya ada di tiga hal: desain Neue Klasse, mesin bensin yang tetap dipertahankan, dan kabin yang jauh lebih digital. BMW juga tidak meninggalkan mesin pembakaran. Pilihan empat dan enam silinder tetap ada, sementara versi listriknya berjalan di platform Neue Klasse tersendiri.
Desain Eksterior: Lebih Bersih, Lebih Mirip EV
Permukaan bodinya lebih bersih, dan lampunya punya tanda tangan cahaya yang lebih tajam. Siluetnya cenderung menyerupai mobil listrik, tapi tetap terbaca sebagai 3 Series.
Ukurannya sedikit lebih besar dari generasi sebelumnya, yaitu panjang sekitar 187,2 inci (±4,75 meter), lebar 72,8 inci (±1,85 meter), dan tinggi 57,3 inci (±1,46 meter). Bobotnya sekitar 3.827 lb untuk 330 penggerak roda belakang dan 3.909 lb untuk versi xDrive. Selisihnya cuma 82 lb, atau sekitar 37 kg. Itu harga yang cukup kecil untuk tambahan penggerak semua roda.
Spesifikasi Mesin BMW 330 dan M350 xDrive 2027
Kedua mesin bensin ini sama-sama dibantu sistem mild-hybrid 48 volt.
BMW 330: Empat Silinder yang Lebih Responsif
Mesinnya 2.0 liter turbo empat silinder dengan tenaga 255 hp dan torsi 295 lb-ft. Yang menarik, torsi puncak kini muncul di 1.600 rpm. Dalam pemakaian harian, itu berarti tenaga terasa lebih cepat di putaran bawah, jadi mobil terasa lebih responsif di lalu lintas padat tanpa perlu menginjak gas dalam-dalam.
Tersedia dua pilihan penggerak, yaitu 330 RWD dan 330 xDrive AWD. Akselerasi 0-60 mph keduanya sama, sekitar 5,9 detik. Artinya, versi xDrive nyaris tidak mengorbankan performa demi traksi ekstra. Transmisinya 8-speed Steptronic otomatis, dan tidak ada opsi manual.
M350 xDrive: Pengganti M340i yang Lebih Galak
M350 xDrive menggantikan M340i sebagai varian bensin tertinggi. Mesinnya 3.0 liter turbo inline-six (B58) yang diperbarui dan dibantu mild-hybrid 48 volt. Tenaganya 437 hp dan torsinya 428 lb-ft.
Dibanding M340i (382 hp dan 369 lb-ft), ada tambahan 55 hp dan 59 lb-ft. Itu lompatan yang besar untuk sebuah pembaruan generasi. Akselerasi 0-60 mph diklaim sekitar 3,9 detik, dengan kecepatan puncak dibatasi elektronik di 155 mph.
Ada satu catatan buat penggemar mobil bertenaga besar: M350 hanya tersedia dengan xDrive. Versi penggerak roda belakang di kelas atas ini sudah tidak ada. Sebagai gantinya, BMW menonjolkan mode Drift bawaan pabrik yang memanfaatkan karakter AWD berbias belakang.
Interior dan Teknologi: Layar di Mana-mana
Kabinnya mengikuti tata letak i3 listrik, dengan fokus besar pada layar dan tombol fisik yang jauh berkurang.
Panoramic Vision dan iDrive Terbaru
Fitur unggulannya adalah Panoramic Vision, tampilan proyeksi lebar yang menyatu dengan kaca depan dan membentang di sebagian besar dasbor. Fungsinya menampilkan informasi penting dan navigasi. Di tengah ada layar infotainment melengkung dengan iDrive terbaru, pembaruan over-the-air, dan asisten suara yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
