VITA, Drone Medis Darurat yang Bisa Tiba Sebelum Ambulans
VITA konsep drone medis darurat (Foto mensgear)--
OKES.NEWS - Bayangkan kamu melihat kecelakaan di jalan. Semua orang panik, ambulans belum datang, dan tidak ada yang tahu harus mulai dari mana. Di momen seperti ini, yang dibutuhkan korban sering kali bukan alat canggih, tapi pertolongan pertama yang cepat. Itulah ide di balik VITA, konsep drone medis darurat yang baru-baru ini mencuri perhatian.
Apa Itu VITA, Drone Medis Darurat untuk Kecelakaan Lalu Lintas?
VITA adalah konsep drone medis otonom karya desainer Hongyi Sun saat belajar di SCAD, Amerika Serikat. Drone ini dirancang tiba di lokasi kecelakaan lebih dulu daripada tim medis. Ia membawa AED (alat kejut jantung) dan perlengkapan trauma, lalu menyiarkan kondisi lokasi langsung ke petugas dispatcher. Konsep ini meraih pengakuan Red Dot Design Concept 2025.
Satu hal yang perlu dicatat sejak awal: VITA masih sebatas konsep. Belum ada produsen, harga, atau jadwal rilis yang terkonfirmasi.
Fitur Utama VITA yang Bikin Beda dari Drone Biasa
Baling-Baling Tertutup, Lebih Aman di Dekat Korban
Ini bagian yang paling menarik bagi saya. VITA memakai ducted fan, yaitu kipas yang terbungkus saluran, bukan baling-baling terbuka. Di lokasi kecelakaan yang berantakan, baling-baling terbuka jelas berbahaya. Meski sering disebut “bladeless”, baling-balingnya sebenarnya tetap ada, hanya tertutup. Jadi istilah itu sebaiknya jangan ditelan mentah-mentah.
Wajah Digital yang Menenangkan
Drone ini punya layar depan yang menampilkan wajah ramah, instruksi visual, dan panduan memakai AED. Menurut saya, ini keputusan desain yang cerdas. Orang yang panik cenderung lebih mau menuruti instruksi dari sesuatu yang terasa “manusiawi” daripada mesin dingin yang hanya berbunyi.
Kamera Ganda dan Kecerdasan Buatan
Dua kamera mengirim video langsung ke petugas darurat, sementara AI di dalamnya membantu menilai situasi dan menentukan prioritas. Tim medis jadi bisa mengambil keputusan lebih cepat bahkan sebelum tiba.
Cara Kerja VITA Saat Kecelakaan Terjadi
Setelah laporan kecelakaan masuk, VITA terbang dari docking station ke lokasi. Sesampainya di sana, ia memantau kondisi dan membantu warga sekitar membuka perlengkapan medis. Ia juga terus memberi informasi visual kepada ambulans yang sedang menuju lokasi. Daya tahannya diklaim sampai 60 menit sebelum kembali untuk diisi ulang atau ganti baterai.
Apakah Drone Seperti VITA Cocok untuk Indonesia?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
