Solusi: Anda tidak dapat memaksa tubuh untuk berhenti berkeringat. Namun, bau ini bisa dicegah dengan rutin mengganti celana dalam saat berkeringat. Selain itu, gunakan kain yang memungkinkan kulit dapat bernapas dengan mudah.
3. Jarang Ganti Pembalut
Menggunakan pembalut saat menstruasi memang menjadi penyelamat. Namun, jika Anda tidak menggantinya secara rutin, maka akan menjadi masalah yang serius.
Jika didiamkan berjam-jam, bisa menimbulkan bau bawang busuk yang menyengat. Bukan hanya baunya, kebiasaan tidak mengganti pembalut atau tampon juga bisa memicu infeksi! Maka jangan lakukan itu lagi.
Solusi: Lepaskan pembalut dan tampon dan bersihkan area vagina dengan air hangat dan sabun khusus.
4. Anda tidak bisa menjaga kebersihan tubuh
Vagina adalah salah satu organ tubuh yang paling canggih. Alat kelamin wanita ini bisa membersihkan dirinya sendiri. Ini dilakukan dengan menjaga keseimbangan bakteri sehat yang dapat mencegah infeksi dan iritasi.
Sayangnya, vagina Anda tidak akan berfungsi optimal jika Anda tidak berkontribusi. Misalnya, Anda tidak bisa menjaga kebersihan labia dengan tidak rutin mencuci tubuh atau mengganti pakaian. Kondisi tersebut dapat mendorong berkembangnya infeksi dan bakteri penyebab bau vagina.
Solusi: Cuci labia dan area vagina secara teratur. Jika Anda menggunakan sabun, pastikan lembut dan tidak mempengaruhi pH vagina Anda. Ganti juga pakaian jika Anda berkeringat dan hindari memakai pakaian basah atau ketat dalam waktu lama.