Kapan kalimat baru khas NU itu mulai dipakai?
Mas'ud Adnan, tokoh NU Jatim, mengatakan sudah lupa kapan pertama menggunakannya. "Saya terpengaruh oleh teman-teman PMII," ujar Pemimpin Redaksi Harian Bangsa itu.
Menurut Mas'ud, anggota PMII-lah yang paling gencar menggunakannya. PMII adalah organisasi mahasiswa NU.
Setahu Mas'ud, Gus Dur sendiri tidak pernah menggunakan kalimat tambahan itu.
"Sampai saya ketularan tidak pernah menggunakannya," katanya.
"Baru belakangan saya terpengaruh teman-teman PMII," tambahnya.
Gus Dur juga tidak pernah menggunakan kalimat tambahan yang lama. Terutama, guraunya, sejak kalimat itu dipinjam oleh Golkar dan tidak pernah dikembalikan. *