Dalam sebuah balasan untuk tweet tentang kemungkinan tindakan hukum terhadap Meta, Musk menulis: “ Persaingan baik-baik saja, kecurangan tidak," tulisnya.
Selain itu, Juru bicara Meta, Andy Stone menjawab dalam posting Threads bahwa “tidak ada seorang pun di tim teknik Threads adalah mantan karyawan Twitter atau 'copycat'," ungkapnya.
Bahkan Pihak Meta masih mempertanyakan apa yang dimaksud dari rahasia dagang.
Kenapa Threads Mirip Twitter
Pihak Meta berdalih menyebutkan kemiripan Threads aplikasi barunya itu sebatas gagasan untuk membuat platform media sosial yang melibatkan teks ( adalah ) tentu saja bukan sesuatu yang akan menjadi rahasia dagang.
Aksi gembar gembor antara Threads vs Twitter banyak yang menilai, hal itu adalah strategi pemasaran teknologi untuk mengenalkan Threads kepada pengguna internet. Saat ini topik Threads vs Twitter di Indonesia menjadi trend.
Ini akan membuat sebagian banyak orang penasaran melakukan pencarian terkait Treadhs. Secara tidak langsung itu pun membantu Treadhs berkembang. (*)