Napoli sempat berharap mendapat keuntungan ketika Jacobo Ramon melanggar Hojlund di tepi kotak penalti.
VAR melakukan pengecekan, namun wasit tetap pada keputusan awal dengan hanya memberikan kartu kuning, bukan merah.
Memasuki babak kedua, Napoli langsung menyamakan kedudukan. Sentuhan cepat Hojlund di lini tengah justru mengarah ke Vergara yang tak menyia-nyiakan peluang dalam situasi satu lawan satu dengan Butez.
BACA JUGA:Cetak Sejarah, Kaus Lamine Yamal Jadi yang Termahal dan Terlaris di La Liga
Gol tersebut membuat Partenopei tampil lebih menekan. Hojlund hampir membawa timnya berbalik unggul lewat sundulan memanfaatkan umpan Sam Beukema. Amir Rrahmani juga nyaris mencetak gol dari skema bola mati.
Di sisi lain, Como tetap memberikan ancaman. Mergim Vojvoda memaksa Milinkovic-Savic melakukan penyelamatan penting, sementara Tasos Douvikas hampir mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan.
Hingga waktu normal berakhir, skor tetap tidak berubah. Adu penalti pun menjadi penentu.
Meski dikenal piawai dalam situasi tos-tosan, Milinkovic-Savic gagal membawa Napoli unggul lebih dulu setelah Romelu Lukaku tidak mampu menyelesaikan tugasnya. Adu penalti berlangsung ketat hingga memasuki fase sudden death.
Milinkovic-Savic sempat mencetak gol dramatis ketika bola hasil tendangannya memantul mistar dan mengenai kepala Butez sebelum masuk ke gawang.
BACA JUGA:Liga Inggris Perkasa di Liga Champions 2025/2026, Arsenal Cetak Rekor Sempurna
BACA JUGA:Mohamed Salah Samai Rekor Jamie Carragher di Liga Champions, Masa Depan di Liverpool Jadi Sorotan
Namun momen penentuan datang saat Jean Butez berhasil menggagalkan eksekusi Stanislav Lobotka.
Kegagalan tersebut memastikan Como menang 7-6 dalam adu penalti dan melaju ke semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam empat dekade terakhir.
Hasil ini menjadi bukti kebangkitan Como musim ini, sekaligus peringatan serius bagi Inter Milan yang akan menjadi lawan mereka di babak empat besar.