Tarim Habib

Rabu 18-02-2026,14:48 WIB
Reporter : Gus Munir
Editor : Aris Munandar

Oleh: Dahlan Iskan

OKES. NEWS-Dari daerah manakah mahasiswa Indonesia terbanyak di Tarim? Tergantung siapa yang menjawab. Mahasiswa asal Lombok akan menjawab dari daerahnya. Yang asal Kalsel akan menjawab: dari Banjarmasin.

Yang dari Padang, Jambi, Jakarta, dan Solo, akan menjawab: yang terbanyak dari Kalsel.

Di hari pertama di Tarim saya memang serasa di Banjarmasin. Lobi apartemen saya penuh dengan orang yang bercakap dalam bahasa Banjar. "Pepadaan," kata saya dalam hati.

Kami pun serasa bertemu saudara sekampung. "Istri saya Galuh Banjar," kata saya kepada mereka.

Saya ingat masa nan lalu: hari-hari pertama saya sebagai perantau di Samerinda. Suguhan tamu di sana selalu teh susu manis. Manis sekali. Kue utamanya ontok-ontok --roti goreng. Oh... ternyata itu kebiasaan yang ditularkan dari Hadramaut. Persis.

BACA JUGA:Disway Group dan B Erl Cosmetics Resmi Jalin Kerja Sama, Kolaborasi untuk Berbagai Manfaat Luas

BACA JUGA:Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Rasa teh susu di Tarim ini, rasa roti gorengnya: persis seperti teh susu di Kalsel/Kaltim masa lalu. Juga rasa ontok-ontoknya.

Pengaruh Tarim di Kalsel memang terasa sangat dalam. Pada cara ulamanya berpakaian. Pada cara suguhannya. Pun sikap keberagamaannya.

Hubungan Kalsel-Tarim-Hadramaut ternyata hubungan yang sangat dalam.

Tarim sangat "Islami". Hampir tidak pernah melihat wanita di jalan-jalan. Wanita harus di rumah.

Kalau di Saudi, Tarim adalah Buraidahnya. Di Indonesia adalah Acehnya --dalam bentuk yang lebih ketat.

Tarim pernah terpilih sebagai "ibu kota" kebudayaan Islam dunia.

BACA JUGA:Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Kategori :