SUMSEL - OKES. NEWS- Kasus kebakaran di metropolis terbilang cukup tinggi yang selama kurun waktu satu bulan bahkan setiap minggu ada saja kejadian, terutama yang menjadi perhatian kasus kebakaran rumah.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pemadam Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Palembang, Rika Trisna ST MT data Kebakaran di Palembang sepanjang 2025 tercatat ada sebanyak 277 kejadian.
"Angka ini dari Januari-Desember, Kebakaran terbanyak rumah dengan 92 kasus, 82 kasus lain-lain, 58 di infrastuktur kelistrikan dan 23 kebakaran kendaraan sisanya gedung, gudang dan lahan," sampainya, Minggu (22/2).
Berdasarkan data yang ada pada tahun 2025 angka kejadian kebakaran dalam satu bulan tidak pernah kosong utamanya kebakaran rumah.
BACA JUGA:Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor dan Kebakaran
BACA JUGA:27 Kasus Kebakaran Terjadi Sepanjang 2025, Damkar OKU Selatan Tingkatkan Pencegahan
"Kebakaran dalam satu bulan paling sedikit 15 kejadian terbanyak sampai 32 kejadian. Khusus Kebakaran rumah setidaknya 4 kejadian sampai 16 kejadian dalam satu bulannya," ujarnya.
Dampak dari kejadian tentunya menimbulkan kerugian secara materi hingga menimbulkan korban jiwa.
"Di 2025 dari 227 kasus kebakaran berdasarkan keterangan 15 mengalami luka ringan, 2 luka berat, dan 3 meninggal dunia," terangnya.
Sedangkan pada 2026, data sampai dengan 11 Februari 2026 sudah ada 39 kasus kebakaran.
"Januari sebanyak 25 kejadian, dan Februari sampai tanggal 11 sebanyak 14 kejadian kebakaran. Terdiri dari 12 kebakaran rumah, 5 Kebakaran kendaraan, 6 infrastruktur kelistrikan dan 16 lain-lain," tukasnya.
BACA JUGA:BPBD dan Tagana OKU Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kisam Ilir
BACA JUGA:Disdamkarmat OKU Selatan Kenalkan Edukasi Pencegahan Kebakaran kepada Siswa TK
Hal senada juga disampaikan Kabag Perencanaan Polrestabes Palembang, AKBP Takdir S.H. M.H., kebakaran dikota Palembang. yang tak menampik setiap Minggu pasti ada kebakaran.
"Kita amati penyebabnya karena korsleting atau hubungan pendek arus arus listrik dan sejumlah penyebab lainnya," ucap Takdir, kemarin (22/2