Media-media Spanyol berbasis Madrid turut membesarkan isu tersebut. Mereka menilai kepindahan Klopp ke Santiago Bernabeu semakin masuk akal jika sang pelatih benar-benar memutuskan mundur dari Red Bull pada musim panas ini.
Di sisi lain, Red Bull disebut tidak akan menghalangi langkah Klopp jika ia memilih kembali menangani tim utama.
Bahkan, perusahaan itu dikabarkan telah menyiapkan calon pengganti, dengan nama Oliver Glasner mencuat sebagai kandidat terkuat.
Saat ini Glasner melatih Crystal Palace dan dianggap memiliki pendekatan taktik yang sejalan dengan filosofi Red Bull.
Meski sempat dipuji sebagai salah satu manajer terbaik Palace, performa timnya musim terakhir dinilai kurang memuaskan.
BACA JUGA:Real Madrid Ngebet Enzo Fernandez, Chelsea Pasang Harga hingga Rp2 Triliun
BACA JUGA:Tundukkan Benfica, Real Madrid Lolos ke 16 Besar UCL
Glasner pun telah memastikan tidak akan memperpanjang kontraknya di Selhurst Park selepas musim panas ini.
Namun demikian, rumor tersebut langsung dibantah oleh CEO Red Bull, Oliver Mintzlaff.
Ia menegaskan bahwa kabar pengunduran diri Klopp tidak benar dan menilai Red Bull sangat puas dengan kontribusi mantan pelatih Liverpool tersebut.
Pernyataan serupa juga disampaikan agen Klopp, Marc Kosicke, yang menegaskan bahwa kembali ke kursi manajer bukan agenda Klopp dalam waktu dekat.
Dengan bantahan resmi dari Red Bull, masa depan Klopp pun masih diliputi tanda tanya. Hingga kini, belum ada pernyataan terbuka dari pihak Real Madrid terkait pendekatan resmi kepada sang pelatih.
Bursa pelatih musim panas 2026 diprediksi bakal menjadi salah satu yang paling panas dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA:Bellingham Dikabarkan ke Manchester United Jika Klopp Datang ke Real Madrid
BACA JUGA:Real Madrid Menang, Vinicius Jr Diduga Jadi Korban Rasisme
Publik sepak bola dunia kini hanya bisa menunggu: apakah Klopp akan kembali meramaikan pinggir lapangan bersama Real Madrid, atau tetap melanjutkan peran strategisnya di balik layar Red Bull.