ASN di Sumsel Diduga Diperas Pelaku Nyamar jadi Sopir Travel

Selasa 03-03-2026,14:29 WIB
Reporter : Aris Munandar
Editor : Gus Munir

Setelah korban tak dapat melihat dan hanya pasrah korban merasakan mobil masih terus berjalan.

"Selama perjalanan korban tak mengetahui kemana arah tujuan." ungkapnya. 

Sekitar pukul 10.30 WIB, korban diturunkan dari dalam mobil dan dibawa pelaku ke sebuah rumah yang tidak dikenalnya.

"Lakban yang menutup mata sempat dibuka, namun korban tetap tidak mengetahui lokasi pasti keberadaanya." ujarnya. 

Selama disekap dalam rumah para pelaku memaksa korban untuk membuka password ponsel korban.

Lalu pelaku menggunakan M-banking pada ponsel milik korban untuk mentransfer uang Sebesar Rp 30 juta yang dikirim ke rekening Bank Mandiri atas nama Listina yang beralamat di Sukawinatan.

BACA JUGA:Patroli Malam Cegah Pungli dan Kejahatan Jalanan

BACA JUGA:Aktifkan Lagi Siskamling, Ajak Warga Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan

Kemudian Rp20 juta ditransfer ke rekening Bank BRI atas nama Musyadat serta Pelaku juga melakukan top up Rp500 ribu ke nomor 082210537828 yang terdeteksi berada di wilayah Kayuagung.

"Setelah disekap selama satu jam, saya dibawa keluar lagi menggunakan mobil. Saya baru sadar mobil mengarah ke Sukawinatan, jalan arah bandara SMB II, lalu lewat Polsek Sukarame,” katanya.

Korban akhirnya diturunkan oleh pelaku di samping pos Polisi Polsek Sukarame yang berada di arah terminal Alang-alang Lebar, Km 12 Palembang. 

"Akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp50,5 juta, oleh karena itulah dirinya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. Selasa, (24/2/2026). 

BACA JUGA:Antisipasi Kejahatan Jelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H,Gelar Operasi Pekat Musi

BACA JUGA:Patroli Malam Cegah Pungli dan Kejahatan Jalanan

Sementara itu, setelah mendapatkan adanya laporan korban terkait tindak pidana dengan kekerasan (Curas), Tim Satreskrim Opsnal Pidum Polrestabes Palembang dibawah pimpinan kasubnit Pidum Ipda Popay bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan. 

 "Tim Opsnal Pidum langsung begerak cepat untuk mencari keberadaan pelaku," Ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP M Jedi P. Sabtu, (28/2/2026).

Kategori :