Kiper Spurs, Guglielmo Vicario, harus melakukan penyelamatan penting pada menit pertama untuk menggagalkan tendangan voli Adam Wharton yang mengarah ke gawang.
Meski sempat tertekan, Tottenham tetap mampu memberikan perlawanan. Mereka bahkan nyaris kebobolan ketika Ismaïla Sarr mencetak gol, tetapi gol tersebut dianulir karena pemain berada dalam posisi offside.
Tottenham kemudian berhasil membuka keunggulan lebih dulu lewat serangan balik cepat.
Archie Gray melakukan aksi individu dengan menembus pertahanan lawan sebelum memberikan umpan tarik yang diselesaikan Dominic Solanke menjadi gol pembuka bagi Spurs.
Namun jalannya pertandingan berubah drastis setelah bek Tottenham, Micky Van de Ven, melakukan pelanggaran terhadap Ismaïla Sarr di area berbahaya.
BACA JUGA:Liverpool Siap Lepas Mohamed Salah, Bidik Anthony Gordon
BACA JUGA:Arsenal Hancurkan Tottenham, Viktor Gyokeres Menggila di Derby London Utara
Wasit kemudian memberikan kartu merah kepada Van de Ven sekaligus menunjuk titik penalti untuk Crystal Palace.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Sarr yang berhasil mengeksekusi penalti dan menyamakan kedudukan bagi tim tamu.
Unggul jumlah pemain membuat Crystal Palace semakin percaya diri dalam menekan pertahanan Tottenham, terutama menjelang akhir babak pertama.
Gelandang muda Adam Wharton tampil menonjol dengan menjadi motor serangan Palace.
Ia memberikan umpan matang yang dimanfaatkan Jorgen Strand Larsen untuk mencetak gol dari sudut sempit dan membawa timnya berbalik unggul.
BACA JUGA:Arsenal Hancurkan Tottenham, Viktor Gyokeres Menggila di Derby London Utara
BACA JUGA:Liverpool Siap Lepas Mohamed Salah, Bidik Anthony Gordon
Tak lama berselang, Wharton kembali menciptakan peluang melalui umpan silang yang berhasil diselesaikan Ismaïla Sarr menjadi gol ketiga bagi Crystal Palace.
Memasuki babak kedua, Tottenham berusaha meningkatkan tempo permainan meski harus bermain dengan 10 pemain.