Ray Ban Meta Gen 2 Resmi Rilis, Kacamata Pintar AI Kini Bisa Pakai Lensa Minus!

Jumat 03-04-2026,10:09 WIB
Reporter : Bagus
Editor : Gus Munir

OKES.NEWS - Dunia wearable kembali memanas setelah Meta Platforms resmi mengumumkan generasi terbaru kacamata pintarnya bersama EssilorLuxottica. Kali ini, fokus utamanya jelas: menghadirkan kacamata pintar yang benar-benar nyaman dipakai sehari-hari oleh pengguna dengan lensa resep (minus, plus, hingga silinder).

Bukan sekadar upgrade biasa, Ray Ban Meta Gen 2 ini disebut-sebut sebagai langkah besar menuju masa depan di mana kacamata bukan hanya alat bantu penglihatan, tapi juga perangkat AI personal.

Desain Baru yang Lebih Fleksibel untuk Pengguna Kacamata

Dua model utama yang diperkenalkan adalah Ray-Ban Meta Blayzer Optics (Gen 2) dengan desain frame kotak, serta Ray-Ban Meta Scriber Optics (Gen 2) yang hadir dengan bentuk lebih bulat. Keduanya dirancang khusus untuk mendukung berbagai jenis lensa resep tanpa perlu tambahan insert seperti generasi sebelumnya.

Desainnya juga makin ergonomis, dengan engsel fleksibel, nose pad yang bisa diganti, serta gagang kacamata yang bisa disesuaikan. Ini penting, karena pengguna kacamata biasanya butuh kenyamanan ekstra untuk pemakaian seharian.

Fitur AI Makin Canggih, dari Kamera sampai WhatsApp

Dari sisi fitur, kacamata ini masih mempertahankan DNA smart glasses kamera, speaker, dan integrasi AI namun kini jauh lebih pintar. Dengan dukungan Meta AI, pengguna bisa melakukan banyak hal hanya lewat suara atau visual.

Beberapa fitur baru yang cukup menarik antara lain kemampuan tracking nutrisi hanya dengan foto atau perintah suara, ringkasan pesan dari WhatsApp, hingga input tulisan tangan berbasis neural. Bahkan, fitur navigasi pejalan kaki kini diperluas ke seluruh kota di Amerika Serikat.

Ini menunjukkan arah yang jelas kacamata ini ingin jadi “asisten pribadi” yang selalu nempel di wajahmu.

Harga dan Jadwal Rilis

Untuk pasar Amerika Serikat, pre-order sudah dibuka dengan harga mulai dari $499 atau sekitar Rp7–8 jutaan. Penjualan resmi akan dimulai pada 14 April 2026 melalui situs resmi dan jaringan optik.

Meski belum ada harga resmi untuk Indonesia, besar kemungkinan posisinya tetap di segmen premium wearable, namun masih relatif “terjangkau” dibanding gadget futuristik lainnya.

Ambisi Besar Zuckerberg di Pasar Kacamata

CEO Mark Zuckerberg secara terang-terangan menyebut bahwa pasar kacamata resep adalah kunci masa depan smart glasses. Dengan miliaran orang di dunia yang memakai kacamata, Meta melihat peluang besar untuk menjadikan perangkat ini sebagai “smartphone berikutnya”.

Dalam pernyataannya, Zuckerberg mengatakan, “Miliaran orang memakai kacamata atau lensa kontak untuk koreksi penglihatan. Saya pikir kita sedang berada di momen seperti saat smartphone pertama kali hadir hanya tinggal menunggu waktu sampai semua orang beralih. Sulit membayangkan beberapa tahun ke depan di mana sebagian besar kacamata yang dipakai bukan kacamata AI.”

 

Kategori :