OKES.NEWS - Pernah nggak sih, kamu merasa musik digital itu terlalu “ringan”? Ribuan lagu ada di genggaman, tapi rasanya nggak ada yang benar-benar kamu miliki. Nah, ENSA P1 hadir menjawab kegelisahan itu lewat pendekatan yang cukup nyeri di hati para pencinta musik.
Apa Itu ENSA P1?
ENSA P1 adalah konsep pemutar musik portabel rancangan desainer Vladimir Dubrovin. Penting dicatat, ini baru konsep desain, bukan produk yang dijual. Belum ada harga, tanggal rilis, maupun jaringan penjualan resmi.
Kenapa Kartrid C-NAND Jadi Daya Tarik Utama?
Keunikan terbesarnya ada pada C-NAND, kartrid solid-state berbentuk cakram. Satu kartrid menyimpan satu album utuh, jadi kamu memilih, memasang, lalu mendengarkan album dari awal sampai akhir. Tidak ada piringan berputar atau laser, murni penyimpanan digital yang dibuat terasa seperti benda koleksi.
Menurut pandangan saya, ini menarik karena memaksa kita mendengarkan lebih fokus, bukan sekadar loncat-loncat lagu di playlist.
Desain dan Fitur yang Sudah Terlihat
Bodinya ringkas dengan sudut membulat bergaya aluminium. Ada jendela di tengah yang memperlihatkan kartrid, layar kecil di sisi untuk info lagu, serta visualizer ritme ala pemutar musik jadul. Sebuah elemen melingkar di atas diduga jadi kontrol putar.
Spesifikasi yang Belum Jelas
Sampai sekarang belum ada data soal baterai, kapasitas, DAC, codec, atau jenis output audio. Jadi jangan buru-buru berharap bisa membelinya.