Lapis One: Komputer Seukuran Telapak Tangan yang Bisa Pegang Kendali Laptop Kamu

Rabu 28-10-2026,10:37 WIB
Reporter : Bagus
Editor : Gus Munir

Lapis One menjalankan Lapis OS berbasis Debian 13 (Trixie) dengan kernel Linux 6.1.141. Sistem root-nya read-only dan dilindungi dm-verity, sementara penyimpanan dienkripsi penuh LUKS2 dengan kunci tersimpan di chip TPM 2.0.

Update sistemnya memakai skema A/B bertanda tangan dengan opsi rollback, jadi kalau update gagal, perangkat bisa kembali ke versi sebelumnya. Kamu juga tetap punya akses root, apt, Nix, SDK Python, dan Tailscale bawaan untuk akses jarak jauh. Platform agen seperti OpenAI, Anthropic, dan DeepSeek didukung, tapi koneksi internet tetap diperlukan agar fungsinya maksimal.

Harga Lapis One dan Jadwal Rilis

Harga early-bird awalnya US$359, sementara Batch 2 dibanderol US$499 dengan estimasi pengiriman Desember 2026 dan harga banding US$599. Unit putih pertama dijadwalkan Oktober 2026 dalam jumlah sekitar 140 unit, dengan produksi lebih besar menyusul. Pilihan warnanya aluminium putih atau hitam anodized, dengan cangkang atas plastik.

Apa yang Bukan Lapis One? Ini Penting Sebelum Kamu Beli

Jangan salah kaprah dulu. Lapis One bukan workstation AI lokal. NPU 6 TOPS dan RAM 8 GB cocok untuk mengorkestrasi agen, bukan melatih atau menjalankan model raksasa. Ia juga bukan pengganti laptop: baterai 3.300 mAh hanya bertahan sekitar 2 sampai 4 jam, lebih pas sebagai cadangan layaknya UPS mini.

Layak Dilirik atau Cuma Hype?

Menurut saya, Lapis One paling menarik bagi developer, tinkerer, dan siapa pun yang ingin agen AI bekerja 24 jam tanpa mengganggu perangkat utama. Agent KVM-nya adalah pembeda nyata, bukan sekadar gimmick pemasaran. Tapi kalau kamu cuma ingin chatbot, perangkat ini jelas berlebihan. Tinggal tanya diri sendiri: sudah siapkah kamu mempercayakan keyboard dan mouse ke sebuah AI?

Kategori :