IKN Mesir

IKN Mesir

IKN Mesir-Istimewa-

Oleh: Dahlan Iskan

OKES. NEWS-Mesir beruntung: akhirnya dapat presiden baru yang sangat berprestasi: Abdel Fattah el‑Sisi.

Awalnya ia dianggap pemberangus kebebasan, pembunuh demokrasi, otoriter, dan kejam.

Lebih 3.000 aktivis tewas di awal kemunculannya sebagai pemimpin. Tahun 2014 ia resmi menjadi presiden –setelah setahun sebelumnya menggulingkan presiden hasil Pemilu demokratis.

Ikhwanul Muslimin, pemenang pemilu demokratis pertama, ia tumpas. Ia basmi. Habis. Sampai akar-akarnya.

Ikhwanul Muslimin memang berhasil memelopori gerakan reformasi di Mesir –yang tahun-tahun itu lagi berkembang di berbagai negara Arab: Arab Springs.

BACA JUGA:Disway Group dan B Erl Cosmetics Resmi Jalin Kerja Sama, Kolaborasi untuk Berbagai Manfaat Luas

BACA JUGA:Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Gerakan itu menjalar ke berbagai negara Arab. Negara-negara Barat ikut mengipasinya. Di musim Arab Springs itu Ikhwanul Muslimin berkibar-kibar di Mesir. Setinggi langit. PKS yang di Indonesia pun seperti ikut dapat berkahnya.

Namun begitu mereka berhasil memegang pemerintahan, ego berkuasanya tidak terbendung. Semua kursi kabinet diambilnya. Semuanya. Tidak ada koalisi. Tidak memberi muka sedikit pun lawan politiknya. Seperti aji mumpung: mumpung kuasa. Diambil semua. Sebenarnya yang seperti itu sah. Tidak melanggar apa pun. Itulah demokrasi murni.

Tak lama setelah Ikhwanul Muslimin berkuasa, harga BBM naik. Harga roti naik. Kebutuhan pokok naik. Belum genap setahun memerintah, Ikhwanul Muslimin sudah kelihatan gagal. Militer mengambil alih. Tanpa demokrasi. Tanpa Pemilu.

El Sisi naik jadi presiden.

Sejak itu pertumbuhan ekonomi naik terus. Puncaknya sebelum Covid-19: tumbuh 6,6 persen. Lalu turun akibat pandemi. Kini mulai naik lagi. Tahun 2025 sudah di atas 5 persen. Tahun ini diperkirakan kembali di atas enam persen.

BACA JUGA:Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: