5 Tips Aman Makan Saat Lebaran bagi Pengidap Diabetes
Ilustrasi Batasi Minuman Manis dan Bersoda -istock-
OKES. NEWS- Hari Raya Idulfitri identik dengan suasana kebersamaan bersama keluarga serta berbagai hidangan lezat yang tersaji di meja makan. Mulai dari camilan, makanan utama, hingga minuman segar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan ini.
Namun, tidak semua orang dapat bebas menikmati berbagai sajian tersebut. Bagi pengidap diabetes, konsumsi makanan saat Lebaran perlu lebih diperhatikan agar kadar gula darah tetap stabil. Meski begitu, bukan berarti pengidap diabetes tidak bisa menikmati hidangan Lebaran. Dengan menerapkan beberapa langkah yang tepat, kamu tetap dapat menikmati makanan tanpa mengabaikan kesehatan.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh pengidap diabetes saat merayakan Lebaran.
1. Perhatikan Porsi Makan
Mengatur porsi makan sangat penting bagi pengidap diabetes. Hindari makan berlebihan karena asupan kalori yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan.
BACA JUGA:Tips Minuman Sederhana Agar Tidak Mual Saat Perjalanan Jauh
BACA JUGA:Jangan Minum Teh Setelah Makan! Ini 5 Minuman Terbaik untuk Bantu Penyerapan Nutrisi
Kelebihan berat badan atau obesitas diketahui menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuk kondisi diabetes. Agar lebih terkontrol, gunakan piring berukuran sedang saat makan. Isi setengah bagian piring dengan sayuran, seperempat bagian dengan sumber protein seperti daging, ayam, ikan, atau tahu dan tempe, serta seperempat sisanya dengan karbohidrat seperti nasi atau kentang.
2. Pilih Makanan yang Lebih Sehat
Selain memperhatikan porsi, jenis makanan yang dikonsumsi juga perlu dipilih dengan bijak. Pengidap diabetes disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, tinggi serat, dan lemak sehat.
Perbanyak konsumsi sayuran, buah, makanan berbahan dasar gandum utuh, serta kacang-kacangan. Sebaliknya, sebaiknya batasi makanan yang tinggi lemak jenuh, termasuk hidangan bersantan yang biasanya banyak tersedia saat Lebaran.
3. Atur Jadwal Makan
Mengatur waktu makan juga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Jangan melewatkan waktu makan, terutama sarapan, karena hal ini dapat membuat tubuh merasa sangat lapar dan akhirnya memicu makan berlebihan.
Ketika rasa lapar tidak terkendali, seseorang cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah lebih banyak yang dapat meningkatkan kadar gula darah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

