Singapura Gagal
Singapura Gagal-Istimewa-
Ternyata proyek Singapura II itu dianggap gagal –oleh kedua belah pihak. Tiongkok kecewa karena Singapura menjual lahan kawasan industri itu terlalu mahal. Itu dianggap tidak bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Suzhou.
BACA JUGA:Disway Group dan B Erl Cosmetics Resmi Jalin Kerja Sama, Kolaborasi untuk Berbagai Manfaat Luas
BACA JUGA:Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional
Kekecewaan itu diwujudkan dalam tindakan nyata: Pemda Suzhou membangun kawasan industri sendiri. Lebih besar. Lebih murah. Lokasinya? Jangan kaget: persis di sebelah Singapura II. Sama modernnya. Sama infrastrukturnya. Sama lebar-lebar jalannya.
Seberapa lebih murah dari Singapura II? Separo harga.
Singapura pun protes ke pemerintah. Sampai ke pemerintah pusat. Jawab yang di pusat: itu urusan pemerintah daerah.
Akhirnya Singapura menyerah. Saham mayoritasnya dijual ke Suzhou. Singapura tinggal minoritas. Lalu pemegang saham mayoritas melebur Singapura II ke Suzhou Industrial Estate.
Nama Singapura pun tenggelam. Pun gerbang dan patung besar Merlionnya. (Dahlan Iskan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



