Respons Cepat Demi Keselamatan, Jalan Protokol Muaradua Mulai Diperbaiki
Respons cepat demi keselamatan, jalan protokol Muaradua mulai diperbaiki.-HOS-
OKES. NEWS- - Komitmen Abusama dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan mutu infrastruktur kembali ditunjukkan melalui langkah konkret di lapangan.
Meski usulan penanganan jalan protokol di pusat Muaradua melalui dana Bantuan Gubernur (Bangub) Provinsi Sumatera Selatan masih menunggu proses realisasi, Bupati memilih kebijakan cepat dengan mengoptimalkan anggaran swakelola Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar perbaikan dapat segera dilaksanakan.
Keputusan ini diambil sebagai respons atas kondisi jalan protokol yang mengalami kerusakan di beberapa titik dan membutuhkan penanganan segera.
Sebagai jalur utama mobilitas warga—mulai dari aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga kegiatan harian—keberadaan jalan tersebut dinilai sangat vital bagi kelancaran kehidupan masyarakat.
BACA JUGA:Targetkan Perbaikan Jalan Rampung H-10 Lebaran
BACA JUGA:Bupati Abusama Jemput Bola ke BNPB, Perjuangkan Perbaikan Jalan Rusak
Pelaksanaan perbaikan dilakukan secara bertahap oleh Dinas PU Ogan Komering Ulu Selatan dengan pola swakelola.
Titik-titik kerusakan yang paling parah diprioritaskan agar risiko kecelakaan dapat ditekan dan kenyamanan pengguna jalan meningkat.
Lurah Kelurahan Pasar Muaradua, MGS Bambang Adriansyah, yang turut meninjau pekerjaan di lapangan, menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir dari kepedulian pimpinan daerah terhadap kondisi infrastruktur di pusat kota.
Menurutnya, Bupati memandang jalan protokol sebagai wajah ibu kota kabupaten yang harus senantiasa terjaga dalam kondisi aman dan layak.
BACA JUGA:Perbaikan Jalan Cor Batukuning OKU Segera Direalisasikan Tahun ini
BACA JUGA:Ajukan Rp75 Miliar untuk Perbaikan Jalan ke Kementerian PUPR
“Prinsip Bupati jelas: jika bisa ditangani sekarang, jangan ditunda. Jalan protokol adalah etalase Kota Muaradua, sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas,” ujar Bambang saat ditemui di lokasi, Jumat (27/02/2026).
Ia menambahkan, sembari menunggu realisasi pembangunan permanen melalui Bangub, perbaikan sementara lewat swakelola dinilai langkah tepat untuk mengatasi kerusakan yang ada.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: