Musim Hujan, Ingatkan Warga Waspada Demam Berdarah
Musim hujan, Dinkes OKU Selatan ingatkan warga waspada demam berdarah. -Hos-
OKES. NEWS- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Terutama karena saat ini masih berada dalam periode musim penghujan yang berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk.
Melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan penyampaian imbauan kepada warga, Dinkes menekankan pentingnya penerapan Gerakan 3M Plus sebagai langkah utama untuk mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan, dr. Meri Astuti, MM, menjelaskan bahwa Gerakan 3M merupakan metode pencegahan sederhana namun terbukti efektif dalam memutus siklus hidup nyamuk penyebab demam berdarah.
BACA JUGA:Sumsel Targetkan Nol Kematian DBD pada 2030, Aktif Vaksinasi Dengue di Palembang
BACA JUGA:Waspada DBD Imbau Warga OKU SelatanTerapkan Gerakan 3M Plus
Gerakan 3M tersebut meliputi menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk.
Ia menyebutkan bahwa banyak kasus DBD berawal dari lingkungan rumah yang kurang terjaga kebersihannya, terutama adanya genangan air yang tidak disadari oleh masyarakat.
“Berbagai tempat seperti bak mandi, drum air, kaleng bekas, ban bekas, hingga pot bunga yang menampung air hujan bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti,” terang dr. Meri.
Selain menjalankan 3M, masyarakat juga dianjurkan melakukan langkah tambahan yang dikenal dengan istilah “Plus”.
BACA JUGA:Waspada DBD! Puskesmas Buay Pemaca Imbau Warga Terapkan Gerakan 3M Plus
BACA JUGA:Cegah Penyebaran DBD dan Malaria, Gencarkan Lakukan Fogging
Upaya tersebut antara lain menggunakan obat anti nyamuk, memasang kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik di kolam atau tempat penampungan air, serta rutin menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.
Masyarakat juga diminta memastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tetap lancar dan tidak tersumbat agar tidak menimbulkan genangan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


