Sopir Pickup Mengaku Dibegal, Polisi Temukan Banyak Kejanggalan
Menghebohkan warga, sopir pickup mengaku dibegal di Jalan Irigasi, Desa Pahang Asri, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, pada Jumat malam, 13 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. -Istimewa-
Ia juga mengaku sempat dipukul dan diancam akan diserang menggunakan senjata tajam oleh pelaku. Namun dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya luka pada tubuhnya.
“Dia mengaku dipukul dan hampir diserang dengan kapak atau parang, tetapi tidak ditemukan luka sama sekali,” kata Rendi.
Polisi sempat meminta sopir tersebut untuk beristirahat di Mapolres OKU Timur serta menyarankan agar membuat laporan polisi secara resmi pada keesokan harinya.
Namun hingga Sabtu siang, sopir tersebut belum juga membuat laporan resmi. Bahkan, setelah meninggalkan Mapolres, keberadaannya tidak diketahui.
“Kami sudah meminta dia membuat laporan resmi, tetapi sampai sekarang belum datang. Keberadaannya juga belum diketahui,” jelas Rendi.
BACA JUGA:Tembak Petani, Tersangka Begal Ditangkap Saat Kabur ke Bakauheni
BACA JUGA:Tusuk Korban, Satu Terduga Pelaku Begal Dibekuk Warga
Saat ini pihak kepolisian masih mendalami berbagai kejanggalan dalam pengakuan tersebut guna memastikan apakah benar terjadi aksi pembegalan atau ada hal lain di balik peristiwa yang sempat menghebohkan warga tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


