Smartband Murah Terbaik 2026 di Indonesia Harga 200 Ribuan, Jangan Salah Pilih!
Xiaomi Smart Band 9 (Foto androidguys)--
OKES.NEWS - Memasuki 2026, pasar smartband murah di Indonesia masih jadi incaran banyak pengguna yang ingin hidup lebih aktif tanpa harus keluar budget besar. Menariknya, meski smartwatch makin canggih, smartband tetap punya tempat sendiri karena lebih ringan, baterai awet, dan harga jauh lebih ramah di kantong. Di kelas harga 200–500 ribuan, nama besar seperti Xiaomi dan Huawei masih mendominasi, ditemani beberapa brand aksesori yang agresif soal harga.
Buat kamu yang selama ini dikenal value-oriented dan lebih mementingkan fungsi ketimbang gimmick, berikut gambaran smartband murah yang paling layak dipantau sepanjang 2026.
Xiaomi Smart Band 9 / 10 Series, Masih Jadi “Default Choice”
Xiaomi kembali mempertahankan posisinya sebagai raja smartband murah lewat seri Smart Band 9 dan generasi lanjutannya. Secara global, lini ini selalu diposisikan sebagai fitness tracker murah dengan fitur nyaris lengkap, dan di Indonesia biasanya baru terasa “manis” setelah harga turun beberapa bulan pasca rilis.
Smartband ini mengandalkan layar AMOLED full color dengan tingkat kecerahan tinggi, sehingga tetap terbaca saat dipakai outdoor. Fitur standar seperti sensor detak jantung, SpO2, pelacakan tidur, hingga puluhan mode olahraga masih jadi kekuatan utamanya. Soal baterai, pemakaian normal bisa tembus 10–14 hari, salah satu yang paling awet di kelasnya.
Daya tarik lain ada di ekosistem Xiaomi yang sudah matang. Aplikasi Mi Fitness cukup rapi untuk statistik olahraga, dan dukungan strap pihak ketiga sangat melimpah. Cocok buat kamu yang suka ganti gaya tanpa harus beli device baru. Untuk kebutuhan harian, lari ringan, sampai tidur sambil pakai smartband, seri ini masih jadi pilihan aman di 2026.
Huawei Band 8 / Band 10, Fokus Kesehatan yang Lebih Serius
Kalau kamu lebih peduli ke aspek kesehatan dibanding sekadar notifikasi, Huawei Band masih layak dilirik. Band 8 dan penerusnya di 2026 hadir dengan desain tipis, ringan, dan layar AMOLED berbentuk persegi panjang yang terasa lebih “dewasa” dibanding smartband oval klasik.
Keunggulan utama Huawei ada di algoritma TruSleep dan TruSeen yang dikenal cukup akurat untuk memantau tidur, detak jantung, hingga tingkat stres. Mode olahraga juga tergolong lengkap, termasuk lari dan workout outdoor. Dalam pemakaian normal, daya tahan baterainya berada di kisaran 10–14 hari.
Di Indonesia, Huawei Band sering dapat diskon agresif di e-commerce, membuat harganya bersaing langsung dengan Xiaomi. Ini jadi opsi menarik buat kamu yang ingin smartband simpel tapi serius soal data kesehatan.
Xiaomi Mi Band Lawas dan Redmi Band, Murah Tapi Masih Layak
Di sisi yang lebih hemat, generasi lama seperti Mi Band 6 atau lini Redmi Band masih cukup relevan di 2026. Meski bukan model terbaru, fungsinya tetap usable untuk notifikasi, penghitung langkah, kalori, dan olahraga ringan.
Mi Band 6, misalnya, sudah memakai layar AMOLED dan fitur dasar yang lengkap. Sementara Redmi Band biasanya diposisikan lebih murah, dengan kompromi di jenis layar atau sensor. Smartband jenis ini cocok sebagai perangkat cadangan, atau untuk keluarga yang butuh wearable sederhana tanpa ribet.
Untuk 2026, smartband murah terbaik di Indonesia masih berkutat di sekitar Xiaomi dan Huawei. Xiaomi unggul di keseimbangan fitur dan ekosistem, sementara Huawei kuat di pemantauan kesehatan. Kalau bujet benar-benar terbatas, model lawas dan brand lokal masih bisa jadi solusi. Tinggal sesuaikan dengan kebutuhan harian, gaya hidup, dan seberapa penting data kesehatan buat kamu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: