Masuk 2026, Snapdragon 870 dan 888 Masih Kencang? Ini HP Bekas yang Paling Worth Dibeli

Masuk 2026, Snapdragon 870 dan 888 Masih Kencang? Ini HP Bekas yang Paling Worth Dibeli

POCO F4 (Foto gsmarena)--

OKES.NEWS - Masuk tahun 2026, banyak orang masih mikir kalau HP flagship lama itu sudah nggak relevan. Padahal kenyataannya, chipset seperti Snapdragon 870 dan Snapdragon 888 masih sangat kencang, terutama buat gaming dan penggunaan berat. Apalagi kalau kamu berburu HP second atau bekas di Indonesia, dua chipset ini justru jadi pilihan paling masuk akal secara performa dan harga.

Di tengah harga HP baru yang makin mahal, Snapdragon 870 dan 888 menawarkan kombinasi ideal: tenaga flagship, harga turun jauh, dan performa yang masih tahan beberapa tahun ke depan. Nggak heran kalau dua chipset ini masih sering dicari di Google sampai sekarang.

Snapdragon 870 vs Snapdragon 888 di 2026, Mana yang Lebih Worth It?

Kalau bicara performa mentah, Snapdragon 888 memang masih unggul. Dari sisi CPU dan GPU, performanya sekitar 10–15% lebih kencang dibanding Snapdragon 870. Skor benchmark seperti AnTuTu juga masih terlihat tinggi untuk ukuran 2026.

Namun di penggunaan harian dan gaming lama, Snapdragon 870 justru sering terasa lebih nyaman. Chipset ini dikenal lebih adem dan stabil, terutama saat dipakai main game berjam-jam. Itulah kenapa banyak gamer justru lebih memilih 870 dibanding 888, meskipun secara angka sedikit kalah.

Untuk game berat seperti Genshin Impact, Honkai Star Rail, PUBG Mobile, atau COD Mobile, keduanya masih sanggup jalan di setting tinggi dengan frame rate yang stabil. Multitasking berat, buka banyak aplikasi, sampai editing ringan juga masih aman.

HP Snapdragon 870 yang Masih Layak Diburu di 2026

Salah satu pilihan paling aman adalah POCO F4. Dengan layar AMOLED 120 Hz, performa Snapdragon 870 yang stabil, serta fast charging 67W, HP ini masih terasa modern sampai sekarang. Cocok buat kamu yang suka gaming, nonton, dan penggunaan harian tanpa ribet.

realme GT Neo 3T juga masih menarik buat gamer yang sering main lama. Baterai 5000 mAh-nya awet, bodinya relatif tipis, dan performanya konsisten. Buat daily use + gaming, HP ini masih nyaman dipakai di 2026.

Kalau fokus kamu benar-benar ke gaming kompetitif, Black Shark 4 masih jadi senjata serius. Trigger fisik, sistem pendingin agresif, dan tuning performa khusus game bikin HP ini masih relevan buat MLBB, PUBG Mobile, sampai game FPS.

Snapdragon 888 Masih Kencang, Cocok Buat Gamer Berat

Di kelas Snapdragon 888, ASUS ROG Phone 5 masih termasuk monster gaming. Layar AMOLED 144 Hz, AirTrigger, speaker stereo kencang, dan baterai besar bikin pengalaman main game masih susah ditandingi HP baru di harga yang sama.

Sementara itu, Xiaomi 11T Pro cocok buat kamu yang pengen HP seimbang. Gaming kencang, kamera masih sangat layak untuk konten, dan fast charging super ngebut jadi nilai jual utama yang masih relevan di 2026.

Flagship Lama, Masih Value

Di tahun 2026, Snapdragon 870 dan Snapdragon 888 belum habis masa pakainya. Justru di pasar HP bekas Indonesia, dua chipset ini jadi pilihan paling rasional buat gamer dan power user yang paham value.

Dengan harga yang sudah jauh turun, kamu masih bisa dapat performa flagship, layar premium, dan pengalaman gaming yang mulus. Selama pintar pilih unit dengan kondisi bagus dan baterai sehat, HP Snapdragon 870 atau 888 masih sangat aman dipakai 2–3 tahun ke depan tanpa terasa lemot.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: