Seorang Pria di OKU Selatan Tembak dan Tusuk Temannya, Dipicu Utang Rp10,9 Juta
Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mengungkap kasus dugaan percobaan pembunuhan berencana yang disertai pencurian dengan kekerasan, yang menyebabkan korban mengalami luka berat.-istimewa-
MUARA DUA, OKES.NEWS - Unit Tindak Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mengungkap kasus dugaan percobaan pembunuhan berencana yang disertai pencurian dengan kekerasan, yang menyebabkan korban mengalami luka berat.
Insiden tersebut terjadi di kawasan kebun kopi, Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan, pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Petugas mengamankan seorang pria berinisial HR alias Toing (23), warga Desa Air Alun, Kecamatan Kisam Tinggi.
Sementara korban diketahui bernama Restu Andrian (23), warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, yang saat ini berdomisili di Kecamatan Kisam Tinggi.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.IK., M.IK., didampingi Kasat Reskrim AKP Aston L. Sinaga, Kanit Pidum Ipda Hendry Febriansyah, dan Kasi Humas AKP Amir Hamzah, mengungkapkan bahwa motif kejadian dipicu persoalan utang piutang senilai Rp10,9 juta antara tersangka dan korban.
BACA JUGA:Pajak Daerah OKU Mulai Bangkit, Sejumlah Sektor Tunjukkan Tren Positif di 2025
BACA JUGA:Baznaz OKU Salurkan Beasiswa Cendekia Kepada 25 Mahasiswa Unbara
Menurut Kapolres, pada Jumat, 2 Januari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, tersangka mengajak korban berangkat dari wilayah Belitang, OKU Timur, menuju rumah orang tua tersangka di Desa Air Alun dengan alasan akan melunasi utang.
Dalam perjalanan, tersangka sempat membawa korban singgah ke rumah pamannya di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Muara Dukuh, untuk menukar sepeda motor.
Setelah itu, keduanya melanjutkan perjalanan hingga bermalam di pondok kebun milik orang tua tersangka.
Pada keesokan harinya, Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB, tersangka kembali mengajak korban menuju rumah kakaknya dengan dalih hendak mengambil senapan angin.
Namun di tengah perjalanan, terjadi adu mulut yang berujung pada emosi tersangka.
Saat sepeda motor melintas di jalan tanjakan dengan kecepatan rendah, tersangka turun dan menembakkan senapan angin ke arah punggung korban.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: