Headset Gaming Neurable Ini Bisa Baca Otak Curi Perhatian di CES 2026

Headset Gaming Neurable Ini Bisa Baca Otak Curi Perhatian di CES 2026

Neurable (Foto findarticles)--

OKES.NEWS - Ajang CES 2026 kembali menghadirkan teknologi nyentrik, salah satunya datang dari Neurable yang berkolaborasi dengan brand gaming HP, HyperX. Mereka memamerkan headphone gaming dengan sensor otak (EEG) yang diklaim mampu membaca fokus, beban kognitif, hingga kecepatan reaksi pemain secara real-time saat bermain game.

Berbeda dari headset gaming biasa, perangkat ini tidak hanya fokus ke suara atau mikrofon. Neurable ingin membawa konsep “brain sensing gaming”, di mana performa pemain bisa diukur langsung dari aktivitas otaknya.

Sensor EEG Tersembunyi

Secara desain, headset ini masih terlihat seperti headphone gaming premium pada umumnya. Earcup-nya tebal dengan bantalan kain lembut, namun di balik bantalan tersebut tersembunyi sensor EEG kering. Tidak ada gel, kabel tambahan, atau setup rumit seperti alat medis.

Sensor ini bekerja pasif sambil dipakai bermain. Data aktivitas otak kemudian diproses oleh AI Neurable dan ditampilkan dalam bentuk metrik yang mudah dipahami, seperti tingkat fokus, beban mental, hingga “brain battery” yang menunjukkan tingkat kelelahan mental pemain.

PRIME Pemanasan Otak Sebelum Main

Salah satu fitur paling menarik adalah PRIME, sebuah sesi neurofeedback singkat sebelum bermain. Fitur ini memvisualisasikan fokus pemain dan membantu “memanaskan” otak sebelum masuk ke game kompetitif.

Dalam demo CES 2026, hasilnya cukup menjanjikan. Rata-rata peserta mengalami penurunan reaction time sekitar 40 milidetik, akurasi meningkat, dan jumlah target yang berhasil mengenai sasaran juga lebih baik. Salah satu tester bahkan mencatat skor Aimlabs meningkat, dari sekitar 500 ms ke kisaran mid-450 ms, meski kondisi demo belum ideal.

Dari Riset Militer ke Dunia Esports

Menariknya, teknologi Neurable bukan barang baru. Awalnya dikembangkan dari riset akademis dan proyek Departemen Pertahanan AS (DoD) untuk memantau kesehatan otak, terutama pasca paparan ledakan. Kini, teknologi tersebut diadaptasi ke ranah esports dan gaming kompetitif.

Masih Prototipe, Belum Dijual

Sayangnya, headset EEG Neurable x HyperX ini masih berstatus prototipe. Belum ada informasi soal harga, spesifikasi final, maupun jadwal rilis resmi ke pasar.

Meski begitu, kemunculannya di CES 2026 membuka gambaran masa depan gaming: bukan cuma soal refleks jari, tapi juga kesiapan otak. Jika teknologi ini benar-benar dirilis, dunia gaming kompetitif bisa memasuki era baru yang lebih ilmiah dan personal.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait