Berpotensi Rawan Kecelakaan, Jalan Rusak di OKU Mulai Dipetakan
Satlantas Polres OKU bersama Ditlantas Polda Sumsel dan BBPJN melakukan survei jalan rusak dan berlubang di sejumlah ruas jalan OKU untuk mencegah kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.-istimewa-
BATURAJA, OKES.NEWS - Kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Jalan berlubang dan rusak dinilai berpotensi tinggi memicu kecelakaan lalu lintas sekaligus kemacetan, terutama di jalur-jalur padat kendaraan.
Merespons kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres OKU bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan serta Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan survei pemetaan jalan rusak dan berlubang, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai itu menyasar sejumlah titik strategis di wilayah OKU yang dinilai rawan kecelakaan dan gangguan arus lalu lintas.
Survei dilakukan sebagai langkah preventif untuk meminimalisir risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang tidak layak dilalui.
BACA JUGA:Sering Disangka Sama, Ini Cara Membedakan Diare Biasa dan Flu Perut
BACA JUGA:Pelajar di OKU Timur Tewas Usai Motor Jatuh Saat Salip Truk LPG
Kasat Lantas Polres OKU AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian menjelaskan, pendataan ini bertujuan untuk memetakan secara rinci titik-titik kerusakan jalan agar segera mendapatkan penanganan.
“Survei ini dilakukan untuk mendata sekaligus memetakan lokasi jalan yang rusak atau berlubang, sehingga dapat segera dilakukan penanganan demi menjaga keselamatan para pengguna jalan,” ujar AKP Ferri Zulfian.
Adapun sejumlah lokasi yang menjadi fokus survei meliputi Jalan A. Yani, Kemelak Bindung Langit, Lintas Sumatera, tepatnya di depan Kantor DLH Kecamatan Baturaja Timur.
Selain itu, Jalan Raya Baturaja–Prabumulih di Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur, juga menjadi perhatian karena kondisi permukaannya yang dinilai membahayakan pengendara.
Petugas juga meninjau Jalan Raya Baturaja–Prabumulih di Kecamatan Lubuk Batang, khususnya di area perlintasan kereta api layang, serta Jalan H.M. Abu Hasan di kawasan cor beton Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat.
BACA JUGA:Bukan Cuma Hidung yang Bisa “Flu”, Ini Fakta Penting tentang Flu Perut yang Wajib Kamu Tahu
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan patroli mobile, pendataan visual, serta dokumentasi terhadap kondisi jalan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan maupun menghambat kelancaran arus lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: