Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp33 Ribu
Harga elpiji 3 Kg tembus Rp33 ribu, warga Tanjung Durian mengeluh. -Istimewa-
OKES. NEWS - Warga Curup di Desa Tanjung Durian, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, mengeluhkan mahalnya harga gas elpiji subsidi 3 kilogram di tingkat pengecer.
Padahal, elpiji ukuran 3 kg atau yang kerap disebut gas melon merupakan program subsidi pemerintah yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu serta pelaku usaha mikro.
Dari hasil pantauan di lapangan oleh Harian OKU Selatan (grup OKU Ekspres), harga elpiji 3 kg di wilayah tersebut dijual dengan kisaran Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per tabung.
Bahkan di sejumlah warung, harga mencapai Rp33 ribu per tabung. Kondisi ini dinilai memberatkan warga, terlebih menjelang bulan Ramadan saat kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.
BACA JUGA:Warga Desak Pemkab OKU Selatan Tertibkan Penyalahgunaan Elpiji 3 Kg
BACA JUGA:Gas Elpiji 3 Kg Langka Dua Hari Berturut-Turut
Salah satu warga Curup Tanjung Durian yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa perbedaan harga tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Menurutnya, masyarakat sering kali tidak memiliki alternatif selain membeli dengan harga yang lebih tinggi karena kebutuhan mendesak.
“Kadang dapat Rp28 ribu, tapi lebih sering Rp30 ribu. Bahkan ada yang jual Rp33 ribu. Kalau stok di satu tempat habis, mau tidak mau beli di tempat lain meski lebih mahal,” ujarnya, Rabu (19/02/2026).
Ia menambahkan, lonjakan harga ini sangat dirasakan oleh kalangan masyarakat kecil, terutama ibu rumah tangga dan pedagang kecil yang bergantung pada elpiji 3 kg untuk aktivitas memasak sehari-hari.
Kenaikan harga otomatis berdampak pada meningkatnya pengeluaran rumah tangga.
BACA JUGA:Gas Elpiji 3 Kg Langka Dua Hari Berturut-Turut
BACA JUGA:Warga Desak Pemkab OKU Selatan Tertibkan Penyalahgunaan Elpiji 3 Kg
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan penertiban agar harga kembali sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: