Tasya Kamila Ungkap Kontribusi Nyata sebagai Alumni LPDP
Tasya Kamila ungkap kontribusi nyata sebagai lumni LPDP. -Instagram @tasyakamila-
OKES. NEWS- Artis Tasya Kamila memaparkan kontribusinya bagi Indonesia sebagai alumni penerima beasiswa LPDP melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (24/2).
Penjelasan tersebut disampaikan Tasya karena ia kerap mendapat pertanyaan terkait bentuk kontribusinya setelah menyelesaikan studi dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terlebih isu LPDP tengah menjadi perbincangan publik.
Dalam unggahannya, Tasya menyebut dirinya memahami harapan masyarakat terhadap penggunaan dana APBN untuk pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi bangsa.
Ia juga menceritakan latar belakang pendidikannya. Tasya menempuh studi magister di Columbia University, Amerika Serikat, pada 2016–2018 dengan mengambil jurusan Public Administration in Energy and Environmental Policy.
BACA JUGA:Susan Sameh Umumkan Hamil Anak Pertama, Banjir Ucapan Selamat dari Rekan Artis
BACA JUGA:HUT ke-22 OKU Timur, Hadirkan Artis Nasional Ndarboy CS
Sebelum mendaftar LPDP, ia telah aktif berkarier di industri kreatif sebagai penyanyi, aktris, pembicara publik, sekaligus figur publik.
Pilihan jurusan tersebut diambil karena ketertarikannya pada isu lingkungan dan kebijakan publik. Sejak 2005, Tasya diketahui mengemban peran sebagai Duta Lingkungan Hidup.
Ia pun memiliki cita-cita untuk terlibat dalam pemerintahan, sehingga merasa perlu membekali diri dengan ilmu perumusan kebijakan.
Selama menempuh pendidikan, Tasya berhasil lulus tepat waktu dengan IPK 3,75. Ia juga aktif dalam organisasi kepemudaan internasional di bawah naungan PBB.
Yakni Sustainable Development Solutions Network-Youth, sebagai perwakilan pemuda Indonesia.
BACA JUGA:Polres Prabumulih Mantapkan Pengamanan Selama Ramadhan
BACA JUGA:Tim Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Kritis Alex Noerdin
Selain itu, ia memanfaatkan sumber daya kampus untuk mendukung pengembangan proyek Desa Mandiri Energi di Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: