Xpanceo Kembangkan Lensa Kontak Pintar Berbasis AI, Bisa Tampilkan AR, Pantau Kesehatan, hingga Night Vision

Xpanceo Kembangkan Lensa Kontak Pintar Berbasis AI, Bisa Tampilkan AR, Pantau Kesehatan, hingga Night Vision

Lensa kontak pintar yang berfungsi sebagai antarmuka komputasi extended reality (Foto techradar)--

OKES.NEWS - Teknologi wearable tampaknya akan segera memasuki era baru. Startup deep-tech asal Dubai, Xpanceo, tengah mengembangkan lensa kontak pintar yang berfungsi sebagai antarmuka komputasi extended reality (XR). Tidak seperti kacamata pintar biasa, teknologi ini langsung ditempatkan di mata sehingga pengalaman augmented reality (AR) terasa jauh lebih alami dan imersif.

Perusahaan yang didirikan pada 2021 oleh Roman Axelrod dan Valentyn Volkov ini telah mengembangkan lebih dari 25 prototipe lensa pintar yang menggabungkan layar mikro, sensor, hingga biosensor dalam desain ultra tipis dan fleksibel.

Lensa Kontak AR dengan Tampilan Langsung di Mata

Salah satu fitur paling menarik dari lensa kontak pintar Xpanceo adalah kemampuannya menampilkan informasi digital langsung di bidang pandang pengguna. Berkat teknologi microdisplay dan holographic optics, lensa ini dapat menghadirkan tampilan augmented reality dengan field of view yang hampir tak terbatas.

Artinya, pengguna bisa melihat berbagai informasi seperti navigasi, notifikasi, atau data aplikasi seolah menyatu dengan dunia nyata. Bahkan, teknologi ini juga memungkinkan fitur futuristik seperti night vision, zoom visual, hingga pembacaan data secara real-time tanpa perlu melihat layar ponsel.

Kontrolnya pun dibuat lebih natural, yaitu menggunakan pergerakan mata atau gaze-based control. Jadi pengguna cukup mengarahkan pandangan untuk memilih atau mengoperasikan menu digital yang muncul di depan mata.

Dilengkapi Sensor Kesehatan dan Analisis AI

Selain untuk kebutuhan AR, lensa kontak ini juga dilengkapi berbagai biosensor canggih. Sensor tersebut mampu memantau kadar glukosa, tekanan intraokular (IOP) yang berkaitan dengan penyakit glaukoma, hingga berbagai indikator kesehatan lainnya.

Semua data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan kecerdasan buatan melalui aplikasi smartphone atau cloud. Dengan pendekatan ini, lensa kontak pintar Xpanceo berpotensi menjadi alat pemantau kesehatan harian yang praktis dan non-invasif.

Teknologi Hemat Daya dengan Pengisian Nirkabel

Salah satu tantangan utama perangkat sekecil lensa kontak adalah kebutuhan daya. Untuk mengatasinya, Xpanceo menggunakan teknologi zero-distance optics yang membuat konsumsi energi jauh lebih efisien.

Lensa ini juga dapat menerima daya secara nirkabel dari perangkat pendamping berukuran kecil, misalnya kotak lensa khusus. Menariknya, sistem ini diklaim memiliki jangkauan dua kali lebih jauh dibanding solusi wireless power sebelumnya.

Beberapa prototipe bahkan mengintegrasikan baterai solid-state mini atau sistem daya khusus yang terhubung dengan helm, misalnya untuk penggunaan di luar angkasa.

Sudah Dipamerkan di Berbagai Event Teknologi Dunia

Xpanceo telah memamerkan berbagai prototipe teknologi mereka di sejumlah pameran teknologi besar dunia. Pada ajang Mobile World Congress 2025, perusahaan ini menampilkan lima jenis lensa dengan kemampuan berbeda seperti pengisian daya nirkabel, sensor tekanan mata, AR vision, hingga pembacaan data digital.

Sementara itu di GITEX Global 2025, mereka memperkenalkan enam prototipe tambahan yang menunjukkan potensi penggunaan teknologi tersebut dalam berbagai skenario.

Demo terbaru bahkan menunjukkan penerapan AR langsung di helm balap serta uji coba implan pada mata donor manusia untuk membantu pemulihan penglihatan melalui kerja sama dengan perusahaan biotek Intra-Ker.

Target Rilis Konsumen pada 2027

Xpanceo saat ini telah mengumpulkan pendanaan sekitar 250 juta dolar AS untuk mengembangkan teknologi lensa kontak pintar ini. Tahap awal komersialisasi akan difokuskan pada sektor medis dan industri, seperti untuk pilot, atlet profesional, hingga misi luar angkasa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: