Lenovo ThinkBook Modular AI PC Concept Laptop Modular Futuristik dengan Layar Ganda yang Bisa Diubah
ThinkBook Modular AI PC Concept (Foto engadget)--
OKES.NEWS - Di ajang teknologi terbesar dunia, Mobile World Congress 2026, Lenovo memperkenalkan konsep laptop yang cukup unik dan berbeda dari perangkat bisnis biasa. Perangkat ini diberi nama ThinkBook Modular AI PC Concept, sebuah laptop Modular dengan pendekatan “carry small, use big” yang memungkinkan pengguna membawa laptop ringkas tetapi bisa diperluas saat dibutuhkan.
Secara sekilas, perangkat ini terlihat seperti laptop clamshell 14 inci biasa. Namun ketika diperhatikan lebih jauh, desainnya ternyata dibuat modular sehingga beberapa komponennya seperti layar tambahan, keyboard, hingga modul port bisa dilepas dan dipasang ulang tanpa perlu alat khusus atau bahkan mematikan perangkat.
Layar Ganda Fleksibel yang Bisa Diatur Sesuai Kebutuhan
Salah satu fitur paling menarik dari konsep laptop ini adalah sistem dual-screen modular. Laptop ini menggunakan layar utama berukuran 14 inci, sementara Lenovo juga menyediakan modul layar kedua 14 inci yang bisa dipasang secara magnetik.
Kedua layar tersebut menggunakan panel OLED touchscreen dengan rasio 16:10, resolusi 4K (3840 × 2400), refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahan sekitar 500 nits.
Menariknya, layar tambahan ini bisa digunakan dalam beberapa konfigurasi berbeda. Pengguna bisa menempelkan layar kedua di bagian belakang lid untuk berbagi tampilan dengan orang di depan. Alternatif lain, layar tersebut dapat dilepas dan digunakan sebagai monitor portabel dengan kickstand bawaan yang terhubung melalui USB-C, baik dalam orientasi landscape maupun vertikal.
Ada juga mode yang membuat laptop ini berubah menjadi dual-screen laptop, di mana layar kedua ditempatkan di area keyboard, sementara keyboard utama digunakan secara wireless lewat Bluetooth.
Dengan berbagai konfigurasi ini, Lenovo mengklaim area tampilan efektifnya bisa terasa seperti monitor sekitar 19 inci, tetapi tetap mudah dibawa dalam tas laptop biasa.
Keyboard Lepas dan Port yang Bisa Ditukar
Konsep modular juga terlihat pada bagian keyboard. Keyboard utama pada laptop ini bisa dilepas dari chassis dan bekerja melalui konektor pogo-pin atau secara nirkabel lewat Bluetooth. Artinya, pengguna bisa menempatkan keyboard di posisi yang lebih ergonomis ketika menggunakan mode dual-screen.
Selain itu, Lenovo juga memperkenalkan modul port hot-swappable di sisi laptop. Modul kecil ini dapat diganti sesuai kebutuhan, misalnya menggunakan USB-C, USB-A, atau HDMI. Lenovo bahkan memberi gambaran bahwa ke depan bisa saja tersedia modul tambahan seperti Ethernet atau port audio khusus.
Pendekatan ini memungkinkan pengguna menyesuaikan laptop untuk dua skenario berbeda: port minimal saat mobile atau port lengkap saat bekerja di meja.
Spesifikasi Tinggi dan Siap untuk Era AI
Walaupun masih berupa konsep, laptop ini sudah diposisikan sebagai perangkat kelas premium. Prototype yang dipamerkan menggunakan prosesor kelas Intel Ultra generasi Lunar Lake, dengan konfigurasi hingga 32 GB RAM dan SSD 1 TB.
Lenovo juga memasukkan perangkat ini ke dalam kategori Adaptive AI PC, yang dirancang untuk terintegrasi dengan sistem asisten AI milik mereka bernama Lenovo Qira. Asisten ini dirancang untuk bekerja lintas perangkat Lenovo, termasuk PC, tablet, hingga smartphone Motorola, sehingga alur kerja pengguna bisa tetap tersambung di berbagai device.
Meski begitu, beberapa reviewer yang sempat mencoba perangkat ini mengatakan bahwa fitur AI belum terlalu terlihat dalam demo hardware. Justru yang paling menarik perhatian adalah fleksibilitas desain modular dan penggunaan dua layar yang bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan.
Konsep Laptop Masa Depan yang Masih Bereksperimen
Sebagai sebuah konsep, ThinkBook Modular AI PC masih belum dipastikan akan diproduksi secara massal. Namun ide yang dibawa Lenovo menunjukkan arah baru dalam desain laptop bisnis: perangkat yang fleksibel, modular, dan bisa menyesuaikan cara kerja penggunanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

