Lenovo Pamerkan Legion Go Fold di MWC 2026, Handheld Gaming Lipat yang Bisa Jadi Laptop
Lenovo Legion Go Fold (Foto Engadget)--
OKES.NEWS - Pada ajang Mobile World Congress 2026, Lenovo memperlihatkan sebuah konsep perangkat gaming yang cukup unik bernama Lenovo Legion Go Fold. Perangkat ini merupakan proof-of-concept handheld gaming berbasis Windows yang menggabungkan teknologi layar lipat dengan desain modular, sehingga bisa digunakan dalam berbagai skenario, mulai dari konsol genggam hingga perangkat kerja portabel.
Berbeda dari handheld gaming tradisional, Legion Go Fold mengusung layar POLED lipat yang dapat berubah ukuran sesuai kebutuhan. Dalam kondisi tertutup, perangkat ini memiliki layar sekitar 7,7 inci sehingga tetap nyaman digunakan sebagai konsol genggam. Namun ketika dibuka penuh, layarnya melebar hingga 11,6 inci yang memberikan pengalaman bermain lebih imersif layaknya tablet gaming.
Layar Lipat dan Kontroler Modular
Salah satu daya tarik utama perangkat ini adalah desain kontrolernya yang bisa dilepas. Kontroler tersebut dapat dipasang dalam berbagai orientasi, baik untuk bermain dalam posisi horizontal maupun vertikal. Menariknya lagi, kontroler kanan dilengkapi micro-display kecil yang bisa menampilkan metrik permainan, shortcut, atau bahkan berfungsi sebagai area sentuh tambahan.
Desain modular ini membuat Legion Go Fold tidak hanya sekadar handheld gaming biasa. Lenovo juga menghadirkan aksesori tambahan seperti keyboard folio, kickstand, serta trackpad yang memungkinkan perangkat ini berubah menjadi laptop mini ketika dibutuhkan.
Banyak Mode Penggunaan dalam Satu Perangkat
Fleksibilitas menjadi konsep utama dari Legion Go Fold. Dalam mode handheld, pengguna dapat memainkan game dengan layar 7,7 inci dan kontroler terpasang di kedua sisi seperti konsol portabel pada umumnya.
Ketika layar dibuka secara horizontal, perangkat masuk ke mode full screen sehingga pemain mendapatkan tampilan 11,6 inci yang jauh lebih luas. Mode ini cocok untuk game dengan grafis berat atau pengalaman bermain yang lebih imersif.
Ada juga mode split-screen ketika layar dibuka secara vertikal. Dalam skenario ini, satu bagian layar bisa digunakan untuk bermain game sementara bagian lain menampilkan panduan, chat, atau streaming. Mode ini cukup menarik bagi gamer yang sering multitasking.
Jika dipasangkan dengan keyboard folio, Legion Go Fold bahkan bisa berubah menjadi perangkat kerja kecil mirip laptop. Kontroler dapat dilepas dan ditempatkan terpisah, memberikan fleksibilitas penggunaan saat bepergian.
Masih Konsep, Tapi Potensinya Besar
Lenovo sendiri menyebut perangkat ini masih berada pada tahap konsep, sehingga detail spesifikasi seperti prosesor, kapasitas baterai, hingga harga belum diumumkan. Namun konsep ini jelas melanjutkan eksperimen Lenovo pada lini handheld gaming mereka setelah generasi sebelumnya seperti Lenovo Legion Go yang diperkenalkan beberapa waktu lalu.
Dengan tren perangkat gaming portabel yang semakin berkembang, konsep seperti Legion Go Fold menunjukkan arah baru bagaimana handheld gaming bisa menjadi perangkat multifungsi. Jika suatu saat benar-benar diproduksi massal, bukan tidak mungkin perangkat ini akan menjadi salah satu inovasi paling menarik di dunia gaming portabel.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

