Program Bupati OKU

Diduga Pergi Memancing, Pria Lansia di OKU Ditemukan Tak Bernyawa

Diduga Pergi Memancing, Pria Lansia di OKU Ditemukan Tak Bernyawa

--

BATURAJA, OKES.NEWS — Warga Desa Lubuk Baru, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di kebun karet miliknya sendiri, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di area kebun yang berada di pinggir aliran sungai kecil.

Korban diketahui bernama Fahrulian Situmorang (76), seorang wiraswasta yang berdomisili di Karang Sari, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur. Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan seorang saksi, Zarkoni, yang merupakan penyadap karet di kebun milik korban.

Sekitar pukul 07.00 WIB, saksi melihat sepeda motor milik korban terparkir di pinggir jalan dekat kebun. Tanpa curiga, saksi melanjutkan aktivitas menyadap karet seperti biasa. Namun, saat berada di bagian belakang kebun, ia mendapati korban sudah tergeletak di tanah dekat anak sungai.

BACA JUGA:Didampingi Bupati OKU, Jembatan Gantung Pusar Diresmikan Pangdam II Sriwijaya

Diduga, sebelum meninggal dunia, korban tengah melakukan aktivitas memancing di sekitar aliran sungai tersebut. Penemuan itu pun langsung dilaporkan kepada warga dan pihak berwenang.

Tim gabungan dari Polsek Sosoh Buay Rayap, Polres OKU, unsur TNI, tenaga medis dari Puskesmas Penyandingan, serta perangkat desa setempat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

“Keluarga korban menyatakan tidak menuntut kepada pihak manapun serta tidak bersedia dilakukan autopsi,” ungkap salah satu petugas di lokasi.

Dari keterangan yang dihimpun, korban diperkirakan telah meninggal dunia selama kurang lebih tiga hari sebelum akhirnya ditemukan, mengingat sebelumnya sempat dilaporkan tidak pulang ke rumah.

Sekitar pukul 12.30 WIB, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Baturaja Ibnu Sutowo untuk proses pembersihan sebelum dibawa pulang oleh pihak keluarga guna dimakamkan.

Aparat kepolisian menyatakan bahwa langkah-langkah penanganan telah dilakukan, mulai dari mendatangi lokasi, olah TKP, hingga pembuatan surat pernyataan dari pihak keluarga sebagai bagian dari proses administrasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: