Tembus 80 Besar SSD Tingkat Nasional, ini Pesan Kadisdik OKU
SDN 55 OKU berhasil menembus 80 besar Program Sahabat Sekolah Dasar 2026 tingkat nasional dari 3.704 sekolah di 38 provinsi.-ist-
BATURAJA, OKES.NEWS - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). SDN 55 OKU berhasil menembus 80 besar Program Sahabat Sekolah Dasar (SSD) 2026 tingkat nasional.
Sekolah dasar tersebut terpilih bersama 80 sekolah lainnya dari total 3.704 sekolah dasar yang mengikuti Program Sahabat Sekolah Dasar 2026 yang digelar Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Capaian tersebut sekaligus menempatkan SDN 55 OKU sebagai salah satu dari empat sekolah asal Provinsi Sumatera Selatan yang berhasil melaju ke tingkat nasional. Tiga sekolah lainnya berasal dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kabupaten Muara Enim, dan Kota Palembang.
Kepala SDN 55 OKU, Yeni Aprila, S.Pd., mengaku capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Sejak awal mengikuti program, pihaknya tidak memasang target tinggi dan memilih menjalani seluruh tahapan seleksi dengan maksimal.
“Program Sahabat Sekolah Dasar ini luar biasa bagi SDN 55 OKU. Sejak awal kami mengikuti prosesnya tanpa berharap terlalu jauh. Ternyata kami bisa masuk 80 sekolah dari 3.704 SD di seluruh Indonesia. Ini tentu menjadi kebanggaan karena SDN 55 OKU bisa sampai ke tingkat nasional,” ujar Yeni.
Perjalanan SDN 55 OKU dalam program tersebut dimulai sejak April 2026. Pada tahap awal, sekolah diminta mengirimkan video yang menggambarkan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta budaya hidup rukun dengan teman.
Setelah dinyatakan lolos tahap awal, SDN 55 OKU melanjutkan ke tahapan wawancara secara daring bersama Direktorat Sekolah Dasar.
Wawancara tersebut melibatkan empat murid yang ditunjuk sebagai Sahabat Sekolah Dasar, guru pendamping, serta kepala sekolah.
Empat murid tersebut dipilih melalui seleksi internal sekolah. Mereka terdiri dari dua murid laki-laki dan dua murid perempuan dari kelas III hingga V.
Pemilihan tidak semata-mata didasarkan pada kemampuan akademik. Sekolah juga mempertimbangkan karakter, keberanian, serta kemampuan murid untuk menjadi teladan bagi teman-temannya.
“Yang kami pilih bukan hanya anak yang unggul secara akademik, tetapi anak yang kami nilai mampu menjadi teladan bagi teman-temannya dalam hal kebaikan,” kata Yeni.
BACA JUGA:Pulang Tengah Malam, Seorang Ibu Temukan Anak Sudah Tak Bernyawa di Ruang Tengah Rumah
Guru pendamping Sahabat Sekolah Dasar SDN 55 OKU, Depy Mulyani, S.Pd., mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut adalah membangun keberanian dan kemampuan komunikasi para murid.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





