Banner hut oku

Waspada Akun Palsu Mengatasnamakan Pejabat OKU Buat Modus Minta Uang

Waspada Akun Palsu Mengatasnamakan Pejabat OKU Buat Modus Minta Uang

waspada--

Nama Sekda OKU Alva Elan Dicatut di Facebook, Warga Diingatkan Waspadai Modus Minta Uang

BATURAJA, OKES.NEWS– Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Alva Elan, S.ST., M.PSDA, diduga dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui akun media sosial Facebook.

Akun tersebut disebut mengatasnamakan Sekda OKU dan diduga digunakan untuk berkomunikasi dengan sejumlah masyarakat. Kondisi ini pun mendapat perhatian karena berpotensi dimanfaatkan untuk melakukan penipuan dengan membawa nama pejabat daerah.

Alva Elan memastikan dirinya tidak memiliki akun media sosial pribadi, khususnya Facebook. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah percaya apabila menerima permintaan pertemanan maupun pesan dari akun yang mengaku sebagai dirinya.

BACA JUGA:PLN Dukung Pengembangan Geotermal Indonesia, Siap Kolaborasi untuk Ketahanan Energi Nasional

“Saya tidak memiliki akun Facebook. Kalau ada akun yang mengatasnamakan saya, itu bukan saya,” tegas Alva Elan.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan apabila komunikasi dari akun tersebut mulai mengarah pada permintaan uang, bantuan maupun pemberian tertentu.

Terlebih, modus pencatutan nama pejabat dapat membuat korban percaya karena pelaku menggunakan identitas serta jabatan seseorang untuk meyakinkan calon korban.

“Jangan mudah percaya. Apalagi kalau sampai meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan atau iming-iming,” ujarnya.

Alva Elan meminta masyarakat yang menerima pesan dari akun yang mengatasnamakan dirinya agar tidak langsung memenuhi permintaan yang disampaikan.

Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi, informasi perbankan, kode keamanan, maupun melakukan transfer uang sebelum memastikan kebenaran informasi tersebut.

Apabila menemukan komunikasi yang mencurigakan, masyarakat diimbau melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak terkait.

“Kalau ada yang menghubungi dan mengatasnamakan saya, silakan dikonfirmasi terlebih dahulu. Jangan langsung percaya, apalagi sampai mengirimkan uang,” katanya.

Ia berharap masyarakat tidak memberikan ruang bagi oknum yang mencoba memanfaatkan identitas pejabat untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: