Tesla Roadster Bawa Teknologi Roket SpaceX, Ini Faktanya
Tesla Roadster (Foto istimewa)--
OKES.NEWS - Buat kamu yang udah nungguin kabar Tesla Roadster generasi baru dari 2017, siap-siap kecewa sekaligus penasaran, karena tanggal reveal-nya akhirnya resmi diumumkan: 1 Oktober 2026. Tesla mengonfirmasi lewat postingan di X dengan kalimat singkat "Go for launch", disusul Elon Musk yang menegaskan lagi lewat unggahan "New Tesla Roadster Unveil 10.01". Tapi sebelum kamu terlalu excited, saya mau kasih pandangan jujur: ini baru acara reveal, bukan tanda mobilnya bakal langsung bisa dipesan dan dikirim ke rumah kamu.
Kenapa Roadster Ini Molor Bertahun-tahun?
Kalau saya lihat rekam jejaknya, Roadster generasi baru ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak 2017 dengan janji pengiriman tahun 2020. Faktanya, target itu meleset jauh, dan Tesla sendiri di update Januari 2025 masih menyebut mobil ini "dalam pengembangan" tanpa kejelasan pabrik maupun kapasitas produksi. Menurut saya, molornya proyek ini bukan tanpa alasan — laporan menyebutkan Tesla sempat mengubah haluan dari pendekatan berbasis Model S Plaid yang lebih sederhana, lalu beralih ke konsep hypercar serat karbon yang jauh lebih ambisius. Reuters bahkan melaporkan bahwa program Roadster ini berkembang jadi mobil yang berpotensi memakai teknologi cold-gas thruster turunan SpaceX. Kompleksitas seperti inilah yang menurut pengamatan saya jadi biang keladi mundurnya jadwal berkali-kali.
Spesifikasi Roadster yang Diklaim Tesla, Masih Sebatas Target
Dari sisi performa, Tesla mengklaim akselerasi 0-60 mph dalam 1,9 detik, top speed di atas 250 mph atau sekitar 402 km/jam, serta jarak tempuh sekitar 620 mil atau hampir 1.000 km sekali charge. Konfigurasi tri-motor all-wheel drive dengan kabin 2+2 juga masih jadi acuan, meski kapasitas baterai yang sering disebut sekitar 200 kWh belum dikonfirmasi ulang oleh Tesla belakangan ini. Angka torsi yang pernah beredar, sekitar 7.376 lb-ft atau kurang lebih 10.000 Nm, menurut saya juga perlu disikapi hati-hati karena belum ada verifikasi independen. Intinya, semua angka ini masih klaim pabrikan, bukan hasil uji kendaraan produksi yang sudah teruji di lapangan.
Thruster ala SpaceX, Fitur Paling Bikin Geger tapi Paling Belum Jelas
Nah, ini bagian yang menurut saya paling menarik sekaligus paling perlu diwaspadai: sistem cold-gas thruster dari teknologi SpaceX yang digadang-gadang bisa memberi dorongan akselerasi ekstra dalam waktu singkat, bahkan disebut-sebut mampu membawa akselerasi 0-60 mph di bawah 1 detik, dengan beberapa laporan menyebut angka 1,1 detik untuk 0-62 mph. Tapi jangan buru-buru percaya dulu, karena Tesla belum mengonfirmasi secara resmi jumlah thruster yang akan dipakai, belum jelas juga apakah fitur ini bakal tersedia untuk konsumen biasa, dan soal legalitas di jalan raya pun masih jadi tanda tanya besar. Reuters sendiri menyebut versi berthruster ini kemungkinan cuma jadi versi demonstrasi edisi terbatas, bukan fitur standar yang bakal dipasang di semua unit produksi.
Desain Roadster: Antara Prototipe 2017 dan Wajah Baru yang Lebih Matang
Prototipe yang dipamerkan tahun 2017 punya tampilan bodi rendah dan lebar khas supercar, atap kaca yang bisa dilepas dan disimpan di bagian belakang, dua kursi depan dengan kursi kecil di belakang, hidung yang meruncing tajam, lampu belakang berbentuk bar lebar, roda aerodinamis besar, kabin minimalis khas Tesla, hingga setir model yoke pada tampilan prototipenya. Menurut saya, wajah final mobil ini kemungkinan besar bakal jauh berbeda, mengingat Reuters melaporkan Tesla sudah mengerjakan ulang desainnya, dan acara Oktober nanti bisa jadi momen pertama publik melihat versi yang lebih mendekati produksi massal. Pertanyaan besar yang masih menggantung soal desain final ini termasuk apakah atap yang bisa dilepas masih dipertahankan, apakah setirnya tetap model yoke atau kembali normal, sampai seberapa banyak porsi serat karbon yang benar-benar dipakai.
Berapa Harga Tesla Roadster Nantinya?
Dulu Tesla sempat menyebut kisaran harga sekitar US$200.000 untuk versi standar dan US$250.000 untuk Founders Series. Tapi menurut pandangan saya, angka itu sudah terlalu lawas untuk dijadikan patokan, mengingat ada faktor redesain, inflasi, konstruksi serat karbon, sampai produksi volume rendah yang semuanya bisa mendongkrak harga jual. Beberapa laporan terbaru bahkan memperkirakan harga produksi bisa naik signifikan ke kisaran US$250.000 sampai US$300.000, sementara versi berthruster diperkirakan bisa tembus di atas US$350.000. Perlu digarisbawahi, ini semua masih estimasi media, bukan harga resmi yang dikonfirmasi Tesla.
Kapan Roadster Bisa Diproduksi dan Dikirim ke Pembeli?
Berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, skenario paling realistis adalah acara reveal berlangsung 1 Oktober 2026, sementara produksi baru berpotensi dimulai pada 2027 atau 2028. Jadwal pengiriman unit pertama pun masih belum jelas dan kemungkinan besar bakal sangat terbatas jika produksi memang dimulai sesuai perkiraan. Pabrik yang bakal memproduksi Roadster ini juga belum diumumkan secara resmi oleh Tesla, jadi menurut saya masih banyak kepingan puzzle yang harus dilengkapi sebelum mobil ini benar-benar mengaspal di tangan konsumen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
