Layar Kameranya Bisa Dicopot! Konsep “more. than a camera” Bikin Penasaran
more. than a camera (Foto istimewa)--
OKES.NEWS - Kalau kamu pikir kamera masa depan cuma soal megapiksel, konsep ini bisa bikin kamu berpikir ulang. “more. than a camera” adalah konsep kamera berbasis AI dari desainer asal Ghana, Kusi Boateng Arthur. Ciri paling mencolok: layarnya bisa dilepas.
Tapi ada satu hal penting yang harus jelas dari awal: ini masih konsep desain, bukan produk yang sudah bisa dibeli.
Apa Itu “more. than a camera”?
Proyek ini dipamerkan di portofolio Behance milik Kusi Boateng Arthur, desainer produk dan visual yang berbasis di Accra, Ghana. Kamera ini digambarkan sebagai kamera berbasis AI dengan tampilan minimalis dan layar yang bisa dilepas. Proyek ini juga sempat masuk daftar konsep kamera yang dinilai menawarkan cara baru dalam fotografi.
Sampai sekarang belum ada informasi resmi soal produsen, spesifikasi, harga, maupun tanggal rilis. Jadi kalau ada yang bilang kamera ini sudah mau dijual, sebaiknya jangan langsung percaya.
Kenapa Layar yang Bisa Dilepas Itu Menarik?
Ini bagian yang paling bikin saya tertarik. Layar kamera biasanya menempel permanen di bodi. Kalau layarnya bisa dilepas, kamera berpotensi dipakai dengan cara yang lebih fleksibel.
Peran AI: Janji Manis atau Benar-Benar Berguna?
Konsep ini menekankan AI untuk menyederhanakan proses memotret, supaya pengguna lebih fokus menangkap momen ketimbang mengutak-atik pengaturan. Idenya masuk akal, karena banyak orang menyerah belajar kamera gara-gara menu yang rumit.
Apakah Kamera Ini Bakal Diproduksi?
Untuk saat ini, jawabannya: belum ada bukti. Tidak ada informasi tepercaya soal produksi massal atau pabrikan yang menggarapnya. Konsep semacam ini lazimnya berfungsi sebagai eksplorasi desain, bukan produk siap jual.
Meski begitu, nilainya tetap ada. Konsep seperti ini sering memancing diskusi soal arah desain kamera ke depan, dan kadang idenya terbawa ke produk nyata.
Layak Dipantau, Belum Layak Ditunggu
“more. than a camera” menarik karena menggabungkan desain sederhana, bantuan AI, dan layar lepasan yang fleksibel. Tapi statusnya masih konsep. Kalau kamu penggemar gadget atau kreator konten, pantau saja perkembangannya, jangan dulu menabung untuk membelinya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
